Sunday, April 30, 2017

Saung Ranggon, Tempat Persembunyian Anak Raja

Saung Ranggon, di desa Cikedokan, kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi

Saung Ranggon atau Rumah Tinggi adalah cagar budaya berupa bangunan tertua di kabupaten Bekasi. Rumah panggung dari kayu yang sudah berumur hampir 400 tahun di desa Cikedokan, Cikarang Barat. Di sekitar tahun 1619 rumah tinggi ini merupkan rumah persembunyian Pangeran Rangga (putra Pangeran Jayakarta) dari kejaran pasukan VOC Belanda, paska jatuhnya Kota Jayakarta (kini Jakarta) ke tangan pasukan VOC Belanda.
.
Raden Abas yang melindungi dan membantu beliau di wilayah Cikedokan termasuk membantu membangun rumah tinggi ini. dulunya tempat ini merupakan hutan belantara jauh dari jangkauan manusia, angker dan seram belum lagi masih banyak binatang buasnya. Kini hutan belantaranya sudah lenyap berubah menjadi belantara beton kawasan industry MM2100. (Instagram).



Tak disebutkan, kemana perginya Raden Rangga setelah bersembunyi disana, tak ada juga makam ataupun kuburan kuno disekitar lokasi. Pada saat bersembunyi disana Beliau juga membekali diri dengan persenjataan tempur termasuk keris dan tombak yang disimpan di bawah rumah tinggi ini. Di lokasi ini juga ada sumur tua.

Pemerintah kabupaten Bekasi telah menetapkan bangunan ini sebagai bangunan cagar budaya,  sekaligus sebagai objek wisata. Sisebut sebut sebagai bangunan tertua di kabupaten Bekasi. Beberapa acara pernah di helat di sekitar rumah tua ini yang turut dihadiri oleh para petinggi kabupaten.***