Thursday, June 27, 2013

Kisah Nyata : Mungkinkah Ini Aku ?

Wednesday, June 26, 2013

Imperium Amerika di Ujung Tanduk?

Oleh : Ahmad Syafii Maarif

Imperium dari bahasa Latin menjadi empire dalam bahasa Inggris, yang berarti sekelompok negara atau negeri dengan wilayah kekuasaan yang luas di bawah otoritas tunggal. Dapat pula diartikan sebagai organisasi komersial raksasa yang dimiliki atau dipimpin oleh seseorang.

Amerika Serikat sejak akhir abad ke-19, dengan merebut Filipina dari tangan Spanyol pada 1898, sedang bergerak dalam proses awal mengukuhkan dirinya sebagai sebuah imperium yang puncaknya terjadi pada era pascaPerang Dingin. Tetapi, untuk berapa lama lagi? Pertanyaan inilah yang telah dijawab oleh beberapa penulis terkenal, seperti Francis Fukuyama, Emmanuel Todd (Prancis), Fareed Zakaria (warga Amerika kelahiran India), dan Johan Galtung (Norwegia). Untuk mendukung nafsu imperiumnya, Amerika telah menguras uang pajak rakyatnya sendiri dalam angka triliunan dan mengorbankan rakyat bangsa lain serta rakyatnya sendiri di medan pertempuran. Semuanya ini dilakukan dengan berbagai helat dan pembenaran, apakah untuk mengekspor demokrasi atau hak-hak asasi manusia. Dalam perspektif ini, Amerika memang adalah sebuah negara imperialis yang datang terlambat dibandingkan dengan negara-negara Eropa pada abad-abad yang silam.

Todd menulis karya After the Empire: The Breakdown of the American Order/terj dari bahasa Prancis oleh C Jon Delogu(London: Constable, 2004). Judulnya sendiri sudah menunjukkan, imperium Amerika sedang berada di ujung tanduk. Fareed Zakaria di bawah judul yang lebih lunak The Post American World (London: Penguin Books, 2008), juga sudah melihat bahwa imperium Amerika akan segera berakhir. Di antara penulis itu, adalah Galtung yang telah mematok tahunnya, yaitu pada 2120, menjadi tahun kejatuhan imperium Amerika dengan buku terbarunya, The Fall of the US Empire-and then What? Successors, Regionalization or Globalization? US Fascism or US Blossoming? (Oslo: Transcend University Press, 2009).

Francis Fukuyama, yang karyanya akan disinggung sebentar lagi, membaca posisi Amerika sedang berada di persimpangan jalan, sebuah koreksi terhadap karya sebelumnya yang sarat dengan optimisme tentang sistem kapitalisme dan demokrasi liberal. Mohon Tuan dan Puan jangan salah raba.

Yang akan tumbang bukan Republik Amerika, melainkan Amerika Serikat sebagai imperium dengan politik luar negerinya yang imperialistik yang ternyata telah menebarkan kekacauan dan permusuhan di seluruh jagat raya, khususnya sejak pascaPerang Dunia (PD) ke-2.Juga, Tuan dan Puan jangan salah sangka. Semua penulis di atas adalah pencinta Amerika sebagai republik, sebagai bangsa, tetapi pembenci imperium Amerika, terutama terbaca dengan sangat jelas dalam karya Todd dan Galtung. Amerika sebagai bangsa dan negara, menurut para penulis itu, akan tetap utuh, bahkan mungkin semakin jaya karena petualangan politik luar negerinya yang menguras pajak rakyat Amerika itu akan terpaksa dihentikan.

Kita lihat optimisme Fukuyama. Setelah memenangi Perang Dingin dengan keruntuhan Uni Soviet pada 1989/1990, Amerika muncul sebagai satu-satunya adikuasa tanpa lawan yang berarti. Sistem komunisme Uni Soviet berantakan karena pembusukan dari dalam, sedangkan lawannya kubu kapitalisme seolah-olah telah jadi pemenang. Francis Fukuyama, filsuf sosial warga Amerika berdarah Jepang, mengukuhkan kemenangan ini dengan menulis buku The End of History and the Last Man (New York: Avon Books, 1992) yang ramai dibicarakan secara global. Seakan-akan kapitalisme dan demokrasi liberal merupakan puncak peradaban, tidak ada lagi yang unggul dari itu. Itulah capaian tertinggi dari sejarah. Kemudian, mengapa Fukuyama berubah pandangan?Dalam bacaan saya, jawabannya terkait dengan politik luar negeri Amerika yang jingoistik (cinta tanah air yang berlebihan) dan ekspansif. Akibatnya, pada era Presiden Bush terutama, selalu merasa terancam oleh kekuatan luar yang membahayakan negaranya, sesuatu yang sama sekali palsu. George Bush adalah seorang paranoid (hidup dalam ketakutan).

Suasana batin yang labil ini dimanfaatkan secara maksimal oleh gerakan Zionisme, demi eksistensi Israel yang sebenarnya tidak lain ialah sebuah negara teror. Berbeda dengan Todd dan Galtung yang anti-Zionisme, Fukuyama sendiri tampaknya tidak punya nyali yang cukup untuk berbicara terus terang tentang ideologis fasis ini.

Todd sekalipun menghindari menyebut Zionisme, tetapi melihat dengan jelas peran strategisnya dalam mencoraki politik Amerika, dalam dan luar negeri. Todd juga punya perasaan simpati atas nasib rakyat Palestina dalam cengkeraman kolonisasi Yahudi. Kita baca, “Ketidakadilan terhadap rakyat Palestina dari hari ke hari oleh kolonisasi Yahudi atas sisa-sisa tanah mereka dengan sendirinya adalah sebuah penyangkalan terhadap prinsip persamaan, yang menjadi fondasi demokrasi. Bangsa-bangsa demokrasi lain, terutama di Eropa, tidak punya simpati tanpa syarat terhadap Israel seperti yang dirasakan Amerika.” (Todd, hlm 114).

Adalah sebuah keheranan besar, penduduk Yahudi Amerika hanyalah sekitar 2.2 persen (Todd, hlm 115) dari total rakyat Amerika, mengapa perannya demikian menentukan? Dengan runtuhnya imperium Amerika, jawaban terhadap pertanyaan ini akan lebih mudah diperkirakan. Artinya, peta politik global akan berubah secara drastis, dan nasib Israel akan jadi taruhan, karena pelindung utamanya telah menarik diri sebagai sebuah imperium.

Dan, tidak tertutup kemungkinan Palestina akan muncul sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat. Jika ini terjadi, terorisme akan surut secara dramatis dan tiba-tiba, karena raison d'trĂȘ (pembenaran eksistensi) utamanya sudah tidak ada lagi. Perasaan aman secara global akan mengikutinya sebab biang kerok kekacauan ini tidak lain dari politik luar negeri Amerika yang paranoid di bawah pengaruh kuat Zionisme, yang memang “bukan bagian dari kemanusiaan”, tulis Gilad Atzmon (lihat Resonansi, 13 Januari 2009 dan 10 Juni 2010). Bagi Galtung, untuk mengakhiri terorisme, akhiri lebih dulu terorisme negara, maksudnya Amerika dan Israel. (Telusuri artikel Galtung dan Dietrich Fischer via Google, 20 September 2002, di bawah judul “To End Terrorism, End State Terrorism”).

Fukuyama yang semula adalah bagian kekuatan neo-konservatif berubah 180 derajat setelah Presiden George Bush menyerang Iraq dan menggantung Saddam Hussein. Maka beberapa tahun kemudian, muncullah buku keduanya di bawah judul "America at the Crossroads: Democracy, Power, and the Neoconservative Legacy" (New Haven-London: Yale University Press, 2006) sebagai ralat terhadap optimismenya yang berlebihan tentang hari depan kapitalisme dan demokrasi liberal.
Jika buku ini ditulis setelah krisis keuangan Amerika tahun 2008, tentu analisis Fukuyama akan lebih tajam lagi. Ternyata kapitalisme dengan doktrin pasar bebasnya punya penyakit kronisnya tersendiri, sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya oleh seorang Milton Friedman (31 Juli 1912-16 Nop. 2006), ekonom pro-pasar, pemenang Hadiah Nobel Ilmu Ekonomi tahun 1976, yang pernah dipuja dunia itu, termasuk oleh pengikutnya di Indonesia.

Karya Fukuyama ini masih perlu kita bicarakan lagi, terutama yang menyangkut isu jihad yang kemudian semakin menyebabkan Presiden George Bush jadi gelap mata untuk menyerang negara-negara yang dikatakan sebagai pusat terorisme dan senjata kimia pemusnah massal, semula Afghanistan kemudian Iraq. Akibat serangan imperialistik itu, dua bangsa Muslim ini berantakan dengan korban jiwa ratusan ribu. Tetapi, akibatnya bagi Amerika tidak kurang fatalnya: mempercepat proses kerontokan imperiumnya yang baru saja mencapai titik puncaknya pada 1991 (Zakaria, hlm 4).Jika ramalan Galtung menjadi kenyataan nanti, daya tahan imperium Amerika hanyalah akan berumur setahun jagung, tidak bisa menandingi imperium Romawi kuno yang berlangsung selama lima abad. Apalagi, jika disandingkan dengan imperium Turki Usmani atau imperium Sriwijaya yang bertahan selama tujuh abad.Menurut Fukuyama, apa yang dikategori kan sebagai jihadisme modern dalam bentuk terorisme tidak ditemukan dalam tradisi asli Islam pada masa awal. Gagasan ini justru ber asal dari Barat untuk menciptakan sebuah doktrin baru yang bersifat universal sebagai sumber identitas dalam konteks dunia multikultural, membuana, modern. Ini merupakan upaya demi mengideologikan agama untuk tujuan politik. Dengan demikian, jihadisme lebih merupakan produk modernisasi, seperti halnya komunisme atau fasisme. Sekali lagi, banyak gagasan yang Islamis bukan datang dari Islam, melainkan justru berasal dari Barat yang dikalungi jubah serba Islam (lih, hlm 72-73).

Joseph E Stiglitz (9 Februari 1943), ekonom Amerika yang juga pemenang Nobel 2001, mengatakan, krisis finansial Amerika itu disebabkan oleh kemunafikan dan ketidak jujuran dalam pengelolaan keuangan. Stiglitz juga mengkritik keras peran IMF (International Monetary Fund) dan Bank Dunia dalam memperburuk situasi ekonomi global. Korbannya cukup banyak, khususnya negara-negara berkembang, salah satu nya adalah Indonesia yang diberi resep salah oleh badan-badan keuangan dunia yang tidak lain merupakan perpanjangan tangan kapitalisme.

Apa yang kita kenal dengan BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) terhadap bank-bank bermasalah yang sedang kelimpungan akibat krisis 1998 yang kemudian harus ditalangi dengan menguras uang rakyat Indonesia sekitar Rp 650 triliun itu adalah bagian dari resep badan keuangan dunia itu. Masalah dahsyat yang memiskinkan rakyat ini belum menemukan titik terang penyelesaian sampai hari ini. Kembali kepada Fukuyama. Serangan terhadap Irak tersebut, menurut Fukuyama dan beberapa pengamat lainnya, merupakan sebuah kesalahan karena didalangi oleh orang-orang pro-Zionis, misalnya, Paul Wolfowitz, Douglas Feith, dan Richard Perle untuk mengamankan pososi Israel di lingkungan dunia Arab yang memusuhinya. Sebagaimana kita ketahui, Wolfowitz pernah bertugas di Jakarta sebagai dubes Amerika dan banyak memiliki teman di sini.

Argumen yang terpisah atas serangan terha dap Irak dialamatkan kepada Leo Strauss, tokoh neokonservatif yang dijuluki sebagai “a champion of the ‘noble lie’/pelopor dusta yang terhormat”. Baginya, menjadi sebuah kewajiban untuk berdusta terhadap massa karena hanya segelintir elite sajalah yang secara intelektual pantas untuk mengetahui kebenaran. (Fukuyama, America, hlm 12-13). Selintas, mengingat kan kita kepada Adolf Hitler dalam karyanya Mein Kamps (Perjuanganku) yang mengatakan, dusta yang diulang-ulang akan diterima sebagai kebenaran.

Fareed Zakaria yang menghindari terminologi rontoknya imperium Amerika dengan judul bukunya The Post American World (Dunia Pasca- Amerika). Substansinya tidak banyak berbeda. Hanya, Zakaria menambahkan, semuanya itu terjadi karena “the Rise of the Rest” (bangkitnya negara-negara lain, terutama di dunia dagang), seperti Brasil, Meksiko, Korea Selatan, Taiwan, India, Cina, Argentina, Cile, Malaysia, dan Afrika Selatan. Sebagai migran India, Zakaria adalah orang yang menikmati sistem demokrasi Amerika, sesuatu yang sulit ditemukannya di dunia Arab. Dengan menyebarnya kekuatan ekonomi pada berbagai negara, Amerika sudah tidak punya kapasitas lagi untuk mendikte dunia se mau gue, sesuatu yang sangat terasa pada era selama beberapa tahun pas ca-Perang Di ngin.

Sebelum muncul sebagai sebuah imperium, Amerika dulunya, dikutip dari Todd, adalah protektor/pelindung kemudian malah berubah menjadi predator/pemangsa. “Sekarang, hanya ada satu ancaman terhadap stabilitas dunia yang tak lain adalah Ame rika sendiri ….” (Todd, hlm 191). Pengamat politik global telah memperkirakan, setidaknya, mereka bertahan sampai bangunan imperiumnya roboh dalam tempo yang tak lama lagi.

Keresahan Johan Galtung dan Emmanuel Todd terhadap kelakuan imperium Amerika yang ditunggangi oleh Zionis global itu sebenarnya merupakan keresahan seluruh dunia beradab. Dengan porsi yang hanya 2,2 persen orang Ya hudi di Amerika (tidak semuanya pendukung Zionisme), dalam catatan Galtung, enam perusahaan Yahudi menguasai 96 persen media dan 70 persen profesor pada 20 universitas terpenting Amerika merupakan Yahudi. (Lih, Haarets, 30 April 2012 dan artikel Karin Abraham dalam The Times of Israel, 25 April 2012, berjudul “Jews control media, ‘peace’ professor Galtung claims”).

Akhirnya, saya sungguh berharap, perkiraan Galtung, Todd, dan yang lainnya akan menjadi kenyataan dalam tempo yang tak terlalu lama lagi demi membebaskan bumi dari petualangan politik ekspansif, keonaran, dan ketidaknyaman an oleh ulah imperium yang dikendalikan oleh kelompok minoritas Zionis yang menyatu dengan Israel. Sebagian bangsa Muslim sering menari sesuai dengan irama bunyi genderang yang di tabuh pihak lain.



Monday, June 24, 2013

Dan Dengan Bangga Dia Bopong Sendiri Jenazah Putranya Ke Pemakaman

Mendiang Hasan Al-Bana

Sejarah Nasional mencatat bahwa Mesir dan Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Kedua negara ini bahkan mendukung kemerdekaan Indonesia jauh sebelum di proklamirkan pada 17 Agustus 1945. Tapi tahukah anda bahwa tokoh penting dibalik pengakuan itu  ?. Dia adalah  Hasan Al-Bana. Tokoh yang semestinya anda kenang setiap kali anda membaca Al-Ma’surat.

Hasan Al-Bana, Lahir di Mahmudiya kota kecil sebelah barat-daya Kairo tanggal 14 Oktober 1906. Sejak kecil di didik oleh ayahnya  Shaykh Ahmad Abdul Rahman al-Banna al-Sa'ati sebagai seorang pendakwah ulung dan mujahid tulen. Menyampaikan dakwah islam dengan cara yang arif dan santun dari warung kopi hingga ke emperan masjid. Beliau mendirikan organisasi Ikhwanul Muslimin yang dikemudian hari berkembang menjadi sebuah organisasi yang paling berpengaruh dan ditakuti oleh pemerintahan "boneka Mesir" dan Pemerintah penjajahan Inggris disana.

Ikhwanul Muslimin memainkan peran sentral dalam perang Arab-Israel tahun 1936-1939 perjuangan yang teramat berat dalam membebaskan bumi Palestina dari cengkraman Yahudi Israel. Sepulang dari Palestina, anggota Ikhwanul Muslimin mendapatkan hadiah "luar biasa" dari pemerintah Mesir berupa Penjara dan hukuman mati atas berbagai tuduhan yang direkayasa oleh antek para penguasa saat itu yang ketar ketir akan kehilangan kekuasaan dengan semakin berkibarnya gerakan Ikhwanul Muslimin.

12 Februari 1949 di Kairo, Hasan Al-Bana bersama Iparnya Abdul Karim Mansur diundang untuk melakukan perundingan oleh pemerintah yang diwakili oleh Menteri Zaki Ali Basha, namun sang menteri tak pernah kunjung datang, yang datang kemudian adalah dua orang pria bersenjata lengkap memberondong beliau dengan peluru saat menunggu taksi untuk meninggalkan tempat perundingan yang dijanjikan.

Abdul Karim Mansur bersusah payah membawa Hasan Al-Bana ke Rumah sakit di Kairo namun tak seorang pun para medis yang siap menolong karena takut ancaman peluru tentara. Hasan Al-Bana tak tertolong. Pemerintah bahkan melarang pelayat untuk melayat dan mengantar jenazahnya ke pemakaman layaknya seorang pejuang. Shaykh Ahmad Abdul Rahman al-Banna al-Sa'ati, ayahanda Beliau yang kemudian membopong sendiri jenazah putranya dengan bangga ke pemakaman tanpa setetespun air mata duka, dibawah pengawalan ketat Aparat militer bersenjata.

Hasan Al-Bana memang telah lama pergi namun gaung perjuangannya membahana keseluruh pelosok penjuru dunia. Pemerintah di berbagai negara bergidik ngeri mendengar nama Organisasi yang didirikannya itu. Perjuangan Hasan Al-Bana untuk muslim Mesir tak sia sia, meski dia bahkan tak mendapatkan penghormatan yang layak saat pemakamannya namun di suatu hari di tahun 2012 organisasi yang didirikan-nya memenangkan pemilu paling demokratis pertama di Mesir dan kini para penerusnya menduduki tampuk Pemerintahan Negara yang dulu “meng-eksekusi” diri-Nya.***

Saturday, June 15, 2013

Catatan Kecil Tentang Muammar Khadafi

Muammar Khadafi di masa Jaya-nya
Ketika demonstrasi (kemudian berujung kepada pemberontakan bersenjata) di Libya mencuat, secara iseng saya menuliskan artikel Masjid Muammar Qaddafy yang ada di perumahan Bukit Az-zikra dibawah pengelolaan majelis zikirnya Ustadz Arifin Ilhan. Luar biasanya sejak tulisan itu di posting di bujangmasjid.blogspot.com hanya selang beberapa hari langsung ngacir ke puncak artikel paling banyak dibaca dan bertengger disana selama berbulan bulan. Bahkan hingga kini masih saja “digjaya”.

Sosok Muammar Khadafi memang fenomenal. Naik ke tampuk pimpinan Negara Libya melalui kudeta berdarah terhadap Raja Idris, pada saat beliau masih berpangkat Kolonel di tahun 1969. Mengapus monarki, membentuk republik Islam dan dirinya pun berubah menjadi “raja tak bermahkota” bagi suku suku bangsa di Afrika dengan mendrikan dan menjadi ketua organisasi Uni Afrika. Selama hidupnya beliau dihujat oleh bangsanya sendiri (bangsa Arab) dan dunia barat sebagai dictator Afrika, hingga dikucilkan dalam pergaulan dunia Arab.

Libya memang tak berada di semenanjung Arabia tapi berada di Afrika utara bersama Maroko, Tunisia, Aljazair, Mesir, dan Sudan, namun dari sisi etnis Negara Negara tersebut merupakan bagian dari bangsa Arab, berbahasa Arab dan bertradisi arab.

Beliau juga dikenal sebagai tokoh yang selalu bergaya nyentrik, sikapnya juga tak biasa, saking tak biasanya dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Prancis, Dia malah mengundang pesta makan malam para top model Eropa untuk hadir dalam pesta itu, di sela sela pesta beliau berceramah tentang Islam dan semua top model model cantik dan seksi yang hadir dihadiahi kitab suci Al-Qur’an sebagai Cinderamata. Beberapa dari tamu tamu cantik itu pada ahirnya memang mendapatkan hidayah setelah malam yang aneh itu.

Muammar Khaddafi juga pernah membuat “diktator Filipina” Ferdinand Marcos dan istri “kalang kabut” ketika Dia berencana berkunjung ke Negara di utara pulau Sulawesi itu. Imelda Marcos langsung berinisiatif membangun sebuah masjid agung di pusat kota Manila untuk menyambut kedatangan “Raja Afrika” itu. Kunjungan itu tak pernah terjadi, tapi berita baik bagi (minoritas) muslim Kota Manila karena Masjid Al-Dahab sebagai masjid terbesar di Manila ahirnya terwujud atas prakarsa dan pembangunannya dibawah pengawasan langsung ibu Negara.

Masjid Muammar Qaddafy di Sentul – Bogor, memang dibangun dengan dana dari Libya dan nama masjid itupun memang dinisbatkan kepada pemimpin Negara tersebut. Muammar Khaddafi ahirnya juga menemui takdirnya “Di Kudeta” oleh rakyatnya meski tak mudah menggulingkan sang dictator sampai ahirnya dia tewas setelah “dikeroyok” pasukan pemberontak di dukung serangan udara pasukan Amerika dan sekutu Eropa-nya.

Begitu banyak yang berduka ketika beliau wafat dan begitu banyak pula yang bergembira ria. Jemaah majelis zikir Az-Zikra dan begitu banyak jemaah masjid di berbagai Negara yang dibangunnya, jemaah LSM dan Organisasi dakwah yang sekian lama di “bekingi” oleh NYA juga turut berduka. Di ujung cerita, Masjid Muammar Qaddafy di Sentul – Bogor yang kutulis artikelnya itupun, ahirnya berganti nama menjadi Masjid Az-Zikra, tapi aku tetap saja enggan untuk mengganti judul Artikel-ku. Bagaimanapun, Muammar Khadafi memang Wow.***


Catatan Kecil Dari Karanghaur & Pebayuran

KECAMATAN PEBAYURAN
Karanghaur merupakan nama kampung sekaligus nama desa di kecamatan Pebayuran. Kecamatan Pebayuran sendiri merupakan salah satu kecamatan di dalam lingkup kabupaten Bekasi propinsi Jawa Barat. Jalur termudah untuk menuju karanghaur adalah dari ruas jalan bojong – pebayuran yang bermula dari pertigaan Bojong, beberapa meter sebelum mencapai jembatan Citarum sebelum masuk wilayah kabupaten Karawang di ruas jalan pantura.

Jalanan menuju kesana dari Bojong cukup baik berupa jalan beton cor, meski beberapa bagian jalan sedikit rusak dan beberapa bagian sedang dalam proses pengecoran yang sedikit mengganggu perjalanan. Jalur yang lain adalah dari jalur Pilar – Sukatani – Karanghaur (Pebayuran), tapi bila anda menggunakan mobil dengan ground clearance rendah (sedan dan sejenisnya) atau pengguna motor ceper, sebaiknya tidak melewati jalur itu. Pengguna motor matic ataupun motor sport dengan firing rendah pun harus sangat hati hati.

TIKUS. bangkai tikus yang gepeng dan mengering di ruas jalan.
Penduduk Karanghaur dan Pebayuran umumnya merupakan petani sawah, sistim pengairan irigasi warisan Belanda masih berfungsi sangat baik hingga kini. Hamparan sawah yang menghijau seakan tak berujung di kiri kanan jalan beton yang kita lewati. Salah satu musuh petani adalah hama tikus yang sering membuat petani kewalahan bahkan terancam gagal panen. Penanganan hama tikus disini bukan hal sederhana meski setiap musim, petani disana tetap dengan cara cara sederhana memberantas hama satu ini.

Para petani dengan bergotong royong melakukan sweeping terhadap liang liang tikus secara visual, lalu lubang lubang itu diisi air, tikus tikus sawah yang kehabisan udara terpaksa keluar dan….. kdebuk…. Kena gebuk sampai mati, atau di kejar rame rame dan disikat sampai tewas. Cerita horornya tak selesai sampai disitu, hama tikus yang sudah tak berkutik itu begitu banyak yang dilemparkan atau dibiarkan tergolek di jalan raya yang melintasi pesawahan dan terlindas kendaraan kendaraan yang lewat.

MASJID JAMI' DARUSSALAM - KARANGHAUR
Dan anda pasti sudah bisa menebak, permukaan jalan cor di lokasi perburuan tikus itu berubah corak dengan bercak darah tikus yang terlindas, bangkai bangkai tikus itu dibiarkan disana sampai gepeng, mongering dan lengket ke permukaan jalan cor. Cukup kaget juga ketika pertama kali melintas disana dengan corak jalannya yang aneh itu, dan menyadari corak hitam itu terbentuk dari bangkai bangkai tikus yang tergilas kendaraan yang lalu lalang disana.

Bagi anda anda yang punya inovasi atau ide brilian untuk mengatasi hama tikus dengan biaya murah tapi efektif dan efisien sebaiknya segera bantu saudara saudara kita petani sawah untuk mengatasi serangan hama satu ini.

Masjid Jami Darussalam Karanghaur 

Di Karanghaur berdiri Masjid Jami Darussalam, megah dan merupakan masjid terbesar di seluruh kecamatan Pebayuran, masjid Jami’ satu ini berarsitektur aseli Indonesia dengan atap limas berususun tiga sebagai cirri utama dan tanpa menara. Dan cukup membanggakan, karena masjid besar ini dibangun dengan dana swadaya masyarakat setempat.***


Friday, June 14, 2013

Mengapa Tekad Harus Bulat ?

BULAT
Karena segitiga sudah dipakai oleh cinta ! bukan, karena kalau segi empat gak bisa menggelinding. . . ha ha ha, gak gitu juga lah. Jadi begini brow, bulat atau lingkaran itu bagi orang inggris disebut circle dan tentu saja bersaudara dengan cycle, di Indonesiakan menjadi siklus. Bila menyebut TEKAD KU SUDAH BULAT kira kira sama dengan menyatakan bahwa aku siap menjalani sebuah siklus.

Sebuah siklus terdiri dari serangkaian proses, setiap proses butuh waktu, dan waktu tak pernah mau menunggu, dan menunggu itu selalu membosankan, dan bosan itu yang ahirnya merusak bahkan menghancurkan tekad hingga tak lagi bulat, bila sudah tidak bulat maka bukan lagi tekad namanya. Dan hidup harus punya tekad, karena hidup sendiri merupakan sebuah siklus, bumi tempat kita berpijakpun hidup dalam siklus, dan siang dan malam pun bergantian dalam siklus.

Sebagai sebuah siklus, begitu bertekad maka (semestinya) tak kenal kata gagal, tidak kenal kata tak berhasil yang ada hanya “siklusnya belum usai” dan sebuah siklus memang tak pernah usai, karena bukan siklus namanya bila ada ujungnya. Karena siklus itu seperti lagunya Titi DJ, TAK KAN ADA UJUNGNYA. Karena keberhasilan bukanlah sebuah ahir, tapi justru sebuah permulaan dari sebuah perjalanan siklus berikutnya. 

Sekali Lagi !, tekad itu tak kenal menyerah, tak kan menyerah pada HIDUP, tak kan menyerah kepada MATI, karena menyerah hanyalah kepada yang maha memiliki keduanya.*** 


Timbuktu, Kisah Tentang Wanita Terpercaya di Ujung Dunia

Masjid dan Madrasah Sankore di Timbuktu. Konon merupakan madrasah tertua di dunia.
Bila di jazirah Arab, semasa hidupnya Rosulullah terkenal dengan gelar Al-Amin, karena saking terpercaya-nya. Maka di satu daerah terpencil di benua Afrika, ada seorang ummat Rosulullah, seorang muslimah tua yang bernama BUKTU yang juga sangat dipercaya. Saking dipercayanya, para pedagang lintas bangsa yang melintas wilayah itu menggunakan onta dan karavan seringkali menitipkan sebagian barang dagangan mereka di rumah wanita tua ini, guna meringankan bawaan mereka dan akan diambil kembali saat mereka melintas lagi disana dalam perjalanan pulang.

Dan bertanyalah satu pedagang ke pedagang yang lain “dimana kamu menitipkan sebagian barang bawaan-mu ?” dan di jawab TIM (dalam bahasa Mali = saya titipkan “DI”) “ibu tua” BUKTU. Maka sejak itu terkenallah daerah terpencil itu dengan nama TIMBUKTU alias tempat mentipkan barang ke wanita tua terpercaya bernama BUKTU.


Ketika dikemudian hari penjelajah dan penjajah Prancis dengan sangat susah payah ahirnya tiba di Timbuktu, dengan enteng mereka menterjemahkan kata TIMBUKTU yang ditulis menjadi TOMBOCTOU itu sebagai UJUNG DUNIA. Itu karena saking jauhnya tempat ini dari negara mereka di Prancis sana. Padahal masih banyak tempat lain yang luebihh juawuh dari Prancis.

Dikemudian hari TIMBUKTU terkenal dengan berbagai warisan budaya dunia-nya yang berderet begitu panjang di daftar warisan dunia UNESCO termasuk bangunan Masjid, Madrasah hingga Universitas tertua di bumi, bahkan lebih tua dari Al-Azhar di Mesir. Dan lebih menariknya lagi semua bangunan itu dibuat dari lumpur, menjadikannya begitu eksotis meski sempat menjadi sasaran pengrusakan oleh para pemberontak beberapa waktu lalu.

Hingga kini orang orang Prancis dalam becandanya masih saja menyebut “Minggat Sana ke Timbuktu” sebagai kata ganti dari “Minggat sana ke Ujung Dunia”.


Wednesday, June 12, 2013

Jin & Manusia, Siapa Yang Lebih Sakti ?

::: Benarkah ini singgasananya Ratu Balqis ? :::
“Hai pembesar-pembesar siapakah diantara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya (Ratu Balqis) kepada ku sebelum mereka datang kepada ku sebagai orang-orang yang berserah diri.”

“Berkata Ifrit (yang cerdik) itu dari golongan jin, aku akan datangkan singgasana itu kepada mu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercayai. Berkatalah SESEORANG YANG MEMPUNYAI ILMU DARI AL-KITAB; “Aku akan membawa singgahsana itu kepada mu sebelum matamu berkedip.”

“Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata; “Ini termasuk kurniaan Tuhanku untuk menguji aku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya) . Dan barang siapa bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (An-Namli, ayat 38-40)

Lalu siapa yang oleh Al-Qur;an disebut sebagai SESEORANG YANG MEMPUNYAI ILMU DARI AL-KITAB itu ? Para Ulama menyebut nya sebagai Asif bin Barqiya, atau Ashof Ibnu Barqiya. Beliau bukan Jin atau Malaikat, tapi dia dari golongan Manusia.

Lalu kenapa namanya mirip dengan nama orang Sunda ya. ? apakah benar candi Borobudur adalah peningalan Nabi Sulaiman ?, apakah benar Ratu Balqis adalah Ratu Boqo ?, apakah benar Negeri Saba yang dimaksud sebagai negerinya Ratu Balqis adalah tanah Jawa ?.

“Wahai sekumpulan Jin dan manusia apabila kamu ingin menembus langit dan bumi maka tembuslah dan kamu tidak mampu menembusnya kecuali dengan sulthon” . . . . .

Wallohua’lam Bishawab

Pesan Semut : Kepada Siapa kita Harus Percaya ?

Ambillah pelajaran meski hanya dari se-ekor semut
Menurut sejumlah riwayat, pernah suatu hari Nabi Sulaiman a.s. bertanya kepada seekor semut, “Wahai semut! Berapa banyak engkau mepperoleh rezeki dari Allah dalam waktu satu tahun?”

“Sebesar biji gandum,” jawabnya. Kemudian, Nabi Sulaiman memberi semut sebiji gandum lalu memeliharanya dalam sebuah botol.  Setelah genap satu tahun, Nabi Sulaiman membuka botol untuk melihat nasib si semut. Namun, didapatinya si semut hanya memakan sebagian biji gandum itu.

 “Mengapa engkau hanya memakan sebagian dan tidak menghabiskannya?” tanya Nabi Sulaiman.

 “Dahulu aku bertawakal dan pasrah diri kepada Allah,” jawab si semut. “Dengan tawakal kepada-Nya aku yakin bahawa Dia tidak akan melupakanku. Ketika aku berpasrah kepadamu, aku tidak yakin apakah engkau akan ingat kepadaku pada tahun berikutnya sehingga akan memperoleh sebiji gandum lagi atau engkau akan lupa kepadaku. Karana itu, aku harus tinggalkan sebagian sebagai bekal tahun berikutnya”.***



Tuesday, June 11, 2013

KH. WAHAB HASBULLAH, (Bukan) Pahlawan Nasional, Tokoh Pendiri Nahdlatul Oelama

KH. WAHAB HASBULLAH

Namanya KH. WAHAB HASBULLAH, Lahir di Jombang 31 Maret 1888 dan wafat pada saat usiaku baru 9 bulan. Nama yang tak kan anda temukan di daftar pahlawan Nasional, meskipun semestinya anda akan mengingatnya setiap kali anda berziarah ke Makam Rosulullah di Madinah, dan ketika mendengar Nama “Nahdlatul Oelama”.

Di Eropa, Emperium Usmaniah di Istanbul-pun runtuh pada 3 Maret 1924. Di Semenanjung Arabia, negara baru Hejaz & Najd (kini bernama Saudi Arabia) berdiri dengan sokongan kuat gerakan Wahabi yang kemudian melakukan penghancuran pemakaman para syuhada di Baqi termasuk di dalamnya makam khalifah Usman dan cucu baginda Rosulullah.

Rencana penghancuran berikutnya adalah kubah hijau masjid Nabawi bersama tiga makam dibawahnya yakni Makam Baginda Rosullah, Khalifah Abu Bakar dan Khalifah Umar. Pemerintahan baru itu juga melarang ajaran empat mazhab yang sudah ada.

Di tanah Jawa yang masih menjadi bagian Hindia Belanda, KH Wahab Hasbullah berinisiatif membentuk komite Hejaz untuk menemui raja baru tanah Arab itu guna menghentikan penghancuran makam nabi, pelarangan mazhab dan isu isu sentral lainnya. Sebuah gagasan yang kemudian melahirkan “Nahdlatul Oelama” organisasi Islam terbesar di Hindia Belanda yang dan tetap bertahan sebagai organisasi Islam terbesar ketika dikemudian hari Hindia Belanda menjadi Republik Indonesia.

Tahun 1926, KH Wahab Hasbullah berangkat ke Arabia sebagai utusan NU, organisasi yang dibidani-nya tanpa sengaja, dan berhasil dengan gemilang dalam misi yang diembannya, beliau kembali ke tanah air dua tahun kemudian setelah menyempatkan diri menimba ilmu dari oelama2 terkemuka disana, beliau membawa surat resmi raja Ibnu Saud. Salah satu hasilnya adalah : “kita masih bisa mengunjungi makam Rosulullah hingga hari ini”

Namun seperti saya bilang di awal tadi, jangan pernah mencari nama Sang Kyai dalam daftar pahlawan Nasional Republik Indonesia, karena anda takkan pernah menemukannya, meskipun beliau juga mengabdikan hidupnya sebagai Panglima Pasukan Laskar Mujahidin dalam perang Kemerdekaan . . . . .

Salam Hormat untukmu Pak Kyai.

Tuesday, June 4, 2013

Sepuluh Negara Paling Aneh di Dunia

10 NEGARA ANEH DI DUNIA : Pernah lihat ikon sepuluh negara negara di atas ?. belum ? tak apa. karena memang itu adalah sepuluh negara paling aneh di dunia, karena memang sangat tidak biasa.
Pusing dengan aturan dan kondisi di Negara saat ini ?. Orang orang berikut ini mendirikan negara mereka sendiri dengan aturan mereka sendiri suka suka hati deh.

Negara dengan ukuran mini, memproklamirkan diri sendiri tanpa pengakuan dari manapun. Maka jadilah negara yang mereka bikin bukanlah benar benar sebuah negara tidak seperti layaknya negara Negara mini tapi Negara Beneran seperti Vatikan dan Singapura.

Negara negara Aneh berikut ini dibikin dengan beragam alasan ; mulai dari sekedar nyeni, nyentrik, bentuk protes, uji coba politik dan hukum internasional, atau bahkan sebagai pusat kegiatan kriminal ? siapa tahu.

Nomor 1 :  Negara Kepangeranan Sealand

NEGARA BEKAS BENTENG LAUT Beginilah wilayah yang negara Sealand di lepas pantai Inggris. Pengadilan Inggris menyatakan tempat ini bukanlah wilayah hukum inggris karena berada di perairan internasional.
Negara Kepangeranan Sealand adalah Negara yang dideklarasikan oleh Paddy Roy Bates, seorang pensiunan Mayor angkatan bersenjata Inggris. Uniknya wilayah Negara yang di deklarasikannya itu hanyalah berupa sebuah menara di tengah laut seluas 550 m² bekas benteng pertahanan angkatan laut Inggris semasa perang melawan Jerman, yang memang dibangun di perairan internasional di luar wilayah territorial Inggris.

Paddy Roy Bates menyebut dirinya sebagai Yang Mulia Pangeran Roy dari  Sealand sedangkan negaranya diberi nama Kepangeranan  Sealand atau Principality of  Sealand. Dengan luas wilayah 500m2 di menara bekas benteng HM Fort Roughs tersebut ditambah dengan wilayah laut yang dia klaim sejauh 12 Mil Laut.

Padahal menara yang dia klaim sebagai negara  baru itu hanya berjarak 10 km lepas pantai pesisir Suffolk, Inggris, pada koordinat 51°53′40″ LU, 1°28′57″ BT. Penduduk tetap dari negara aneh ini tak pernah lebih dari 5 orang. Terdiri dari si pendiri dan anggota keluarganya yang sudah menduduki tempat tersebut sejak 2 September 1967.

Berminat menjadi warga negara nya ?. Roy Bates menawarkan gelar kebangsawanan bagi siapa saja yang mau jadi pendukungnya. Account facebook nya sudah memiliki lebih dari 20 ribu penggemar di akun facebook mereka sementara situs resmi negara Sealand ini sama seperti akun facebook nya, sama sama tak pernah di update. Namun demikian, Negara supermini ini masih eksis hingga kini meski tak ada satupun Negara dunia yang mengakuinya.

Nomor 2 : Republik Molossia

REPUBLIK MOLOSSIA. Hanya seperti sebuah guyonan karena seluruhnya adalah Amerika. 
Entah dapat ide darimana sehingga warga Amrik satu ini menamai lahan yang dia beli seluas 58KM persegi itu dengan nama Republik Molossia, menjiplak nama Malaysia mungkin ya ?.  Menurut situs resmi pemerintah republik Molossia, negara mini ini didirikan pada tanggal  26 Mei 1977. Menariknya, Negara yang tidak benar benar sebuah Negara ini merupakan salah satu Negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Kosovo sehari setelah proklamasi kemerdekaan Kosovo.

Ibukota Molossia berada di luar kota Daytona, Nevada Amerika Serikat. Terdiri dari rumah presiden Republik Molossia Kevin Baugh’s plus halaman depan dan belakangnya. Ditambah dua properti yang dia beli di Pennsylvania and California. Orangnya bergaya sebagai dikatator, turun dengan seragam militer dan kaca mata hitam besar.

Dia menyebut negara mini nya itu sebagai sebuah hobi. Orang ini juga mengkalim satu titik di Samudera Pasifik sebagai miliknya ditambah area 49.881 mil persegi di planet Venus juga sebagai miliknya. Faktanya dia merupakan warga Amerika yang juga membayar pajak kepada pemerintah Amerika meskipun dia menyebut pembayaran pajak itu sebagai ‘sumbangan ke luar negeri’

Situs resmi pemerintah Molossa : http://www.molossia.org

Nomor 3 : Kepangeranan Sungai Hutt

NEGARA DI DALAM NEGARA AUSTRALIA ?. tidak jugalah, seluruh wilayah ini murni milik Australia meski mengaku sebagai negara mandiri.
Kepangeranan Sungat Hutt atau The Principality of Hutt River (sebelumnya disebut sebagai propinsi Sungai Hutt) didirikan oleh Leonard Casley di tahun 1970. Negara mini ini terbentuk manakala 5 keluarga memiliki perkebunan seluas 75 kilometer persegi di area sungai Hutt dan berujung kepada perselisihan hukum dengan pemerintah Australia Barat terkait masalah quota penanaman gandum.

Secara esensial keluarga keluarga tersebut sudah memproduksi gandum jauh melebihi yang mereka sebut sebagai dijual menggunakan hukum yang berlaku (1000kali lebih tinggi dari jumlah yang diharuskan hanya untuk milik Casley saja). Dalam korespondensi resmi-nya dengan gubernur, Pak Casley disebut sebagai “Administratur Propinsi Sungai Hutt” oleh pak Gubernur, dan secara hukum tindakan gubernur tersebut malah memberikan Pak Casley hak atas jabatan itu.

Lalu dia mengganti gelar itu menjadi ‘yang mulia Pangeran Leonard I” untuk mengambil keuntungan dari hukum lama australia yang menyatakan bahwa siapapun yang mengganggu keluarga kerajaan dianggap sebagai sebuah penghianatan, dan menggunakan itu sebagai pembenaran untuk memisahkan diri dari Australia.

Di tahun 1979 perusahaan Pos Australia berhenti melayani negara mini ini, dan berkali kali meminta agar rakyat disana untuk membayar pajak kepada pemerintah Australia. Namun Casley atau Pangeran Leonard I menjawab permintaan itu dengan menantang Pemerintah Australia untuk berperang, sejak itu Perusahaan pos kembali melayani negara mini Kepangeranan Sungai Hutt dan surat tagihan pajak juga tak pernah datang lagi.

Warga negara kepangeranan Hutan Hutt yang menetap disana tak lebih dari 20 Orang sementara 13 ribu sampai 18 ribu lainnya merupakan warga negara mereka yang tinggal di luar negeri. Situs pemerintah Sungai Hutt : http://www.principality-hutt-river.com/

Nomor 4 : Kerajaan Dunia yang lain

DUNIA LAIN ?. wew mirip uji nyali ya
Kerajaan Dunia yang lain atau The Other World Kingdom hanyakah wilayah seluas 3 hektar di Republik Ceko (Czech Republic) yang kemudian mendeklarasikan diri nya sebagai negara mini berdaulat. Dipimpin oleh yang mulia Ratu Patricia I (Her Royal Majesty Queen Patricia I).

Kerajaan ini menganut istem matrialis, yang berarti negeri itu diperintah oleh wanita, semua jabatan dibawah ratu dijabat oleh wanita berikut semua gelar ningrat hanya diberikan kepada para wanita.

Kerajaan aneh ini  hanya terdiri dari beberapa bangunan dan area terbuka. Mereka menggunakan passport sendiri, mata uang sendiri, polisi,  bendera negara, banner bahkan lagu kebangsaan sendiri.

Nomor 5 : Waveland

NEAGARA DI SEBONGKAH BATU. Waveland begitu namanya, bila di Indonesia-kan menjadi Tanah di tengah gelombang. Seram amat.
Waveland andalah negara global baru yang berlokasi di Internet, warganegaranya saling berbagi nilai nilai persmaan, kerja sama, penghormatan terhadap perbedaan, koeksistensi dengan yang lain termasuk terhadap alam. Begitu cuplikan dari situs resmi waveland

Waveland adalah negara maya yang didirikan oleh kelompok pecinta lingkungan Greenpeace. Negara itu sendiri secara geografik selalu terkait dengan pulau Rockall, batu terjal tak berpenghuni tak jauh dari Inggris tapi kepemilikannya diperebutkan oleh Inggris, Islandia, Irlandia dan Denmark.

Di tahun 1997 pulau tersebut dikuasai oleh Greenpeace yang sedang melakukan aksi protes terhadap penambangan minyak di area tersebut. Sekaligus mendeklarasikan berdirinya sebuah negara baru bernama negara Waveland. Waveland menawarkan kewarganegaraan kepada siapapun yang bersedia mengucapkan sumpah setia.

Pemerintah Inggris sendiri tengan tenang saja dengan aksi greenpeace tersebut. Mengingat inggris menggangap Pulau rockal / waveland adalah milik Inggris dan Greenpeace adalah organisasi berijin dan bebas beroperasi di Inggris, jadi tak ada masalah dengan greenpeace yang mengaku ngaku memiliki pulau Rockall. Yang ada di pulau rockall hanyalah perangkat lampu suar dengan panel listrik tenaga surya untuk memandu kapal laut yang melewati wilayah itu. Situs resmi Waveland : http://www.waveland.org/

Nomor 6 : Westarctica

KOLEKSI BAGUS. Negara Westartica ini bahkan sudah menerbitkan mata uang mereka sendiri. 
Negara Antartika Barat atau Grand Duchy of Westarctica  didirikan di bagian wilayah antartika sebelah barat yang memang belum di klaim oleh pihak manapun, ditahun 2001 seorang warga Amerika bernama Travis Mc Hendy mendirikan negara Antartika Barat sebuah trobosan baru terhadap traktat antartika yang mengatur perjanjian bagaimana komunitas internasional memperlakukan antartika. Inti dari traktat antartika adalah melarang negara manapun mengklaim wilayah antartika barat, hanya saja traktat itu tidak mengatur larangan bagi pribadi pribadi.

McHenry mengklaim teritorialnya dan mendirikan sebuah negara. Sebagai kepala negara micro yang baru berdiri dia memulai berkirim surat kepada berbagai pemerintahan negara di dunia memberikan informasi kepada mereka atas apa yang dia dirikan di antartika Barat.  Namun surat surat itu sepertinya hanya di abaikan saja oleh penerimanya. Siapa peduli dengan negara baru berdiri tapi tak berpenduduk sama sekali.

Antartika memang tak memiliki populasi manusia pribumi, begitu juga dengan antartika barat. Hanya ada  beberapa fasilitas pusat penelitian yang dibangun disana oleh beberapa negara. Negara baru ini memiliki perangko dan mata uang koin hanya untuk souvenir belaka.  Tahun 2005, McHenry mencoba menganeksasi pulau Balleny dan pulau Peter I untuk memperlebar wilayah Westarctica tapi sepertinya tak ada orang yang menganggap hal itu sebagai hal yang serius, karena masing masing  pulau itu sendiri sudah menjadi milik Selandia Baru dan Norwegia.

Situs resmi antartika barat : http://www.westarctica.org/

Nomor 7 : Negara Angkasa Raya

NEGARA ANGKASA RAYA. Ibukotanya kira kira pasnya dimana ya. penduduknya mungkin tinggal di awan seperti orang sakti.
Nama Resmi : Nation of Celestial Space
Luas : Keseluruhan Jagad Raya kecuali planet Bumi
Populasi : Tak diketahui ?
Founder & perwakilan pertama : James Thomas Mangan

Di tahun 1949, orang Amerika bernama James Mangan menghadap ke kantor pencatatan pengesahan dan penamaan di Cook County, Illinois dan menyatakan klaim terhadap keseluruhan jagad raya. Tujuan utamanya adalah untuk mewakili seluruh umat manusia, sehingga nantinya tidak akan ada lagi negara yang akan mengklaim wilayah di Angkasa Raya.

Tahun 1948 Mangan mengumumkan deklarasi Nation Of Celestial Space. Dengan memasukkan tujuan nya guna mengamankannya bagi mereka yang simpati, dimanapun mereka tinggal, keindahan dan manfaat dengan wilayah yang sangat luas tapi tak di klaim oleh negara manapun.

Ide Negara Angkasa Raya itu seperti sudah mati bersama pendirinya. Akan tetapi apa yang dia dirikan itu mendapatkan kehormatan dari PBB sebagai Micro Nation ditahun 1958, ketika bendera Nation of Celestial Space Dikibarkan di markar PBB di New York bersama dengan bendera negara negara anggota PBB  lain nya.

Nomor 8 : Pulau Rose atau Rose Island,

SUDAH ALMARHUM. Negara aneh satu ini sudah almarhum, diserbu dan dihancurkan oleh pasukan Italia yang gusar dengan ulah pendiri negara aneh ini.
Luas wilayah : 0.0004 km2,
President : President Giorgio Rosa.

Pada tahun 1967 seorang insinyur Italia Girogio Rosa membuat landasan buatan di lepas pantau Rimini, Italia. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk melayani wisatawan, termasuk restoran, klub malam, dan toko cinderamata. Pada tahun 1968, Rosa mendeklarasikan kemerdekaan dari Italia.

Reaksi pemerintah Italia benar benar merespon tindakan tersebut tidak seperti pimpinan negara yang biasanya lebih cenderung tak memperdulikan Micro nation, Sebaliknya, otoritas Italia melihat proyek Rosa sebagai upaya untuk menghasilkan uang wisata sambil menghindari membayar pajak. 

Empat perwira polisi militer dan penagih pajak yang dikirim ke pulau itu untuk mengambil kendali. Setelah merebut kendali penuh atas Pulau buatan itu, Angkatan Laut Italia secara dramatis menggunakan bahan peledak meledakkan tempat tersebut hingga musnah sepenuhnya.

Nomor 9 : Operation Atlantis

JUGA SUDAH ALMARHUM. Negara aneh yang ini juga sudah punah bersamaan dengan tenggelamnya kapal yang digunakan dalam proyek pembangunan negara yang diimpikan.
Operation Atlantis adalah proyek yang dikepalai oleh Warner Stiefel diluncurkan tahun 1971.  dengan tujuan untuk membuat sebuah komunitas Libertarian di wilayah perairan internasional, bebas pengawasan dari pemerintah negara negara besar manapun.  

Stiefel dan asosiasinya kemudian bermimpi membuat pulau buatan di karibiya namun karena kapal mereka sendiri sebenarnya tak siap operasi sejak awal. Ketika mereka melintasi sungai hudson tatkala air pasang, namun ketika air surut kapal tersangkut di lumpur.

Kondisi kapal miring dan hampir terbalik ketika struktur kapal mulai menejang es di pelabungan New York. Dengan susah payah kapal tersebut ahirnya sampai ke Bahama namun kemudian tenggelam karena badai.

Nomor 10 : Kerajaan Talossa

NEGARA IMPIAN ANAK KECIL. beneran ada meski tak benar benar eksis sebagai negara. bila beneran eksis ya sudah remuk redam di hantam Amerika tempatnya berada.
Kingdom of Talossa, luas wilayah : 13 km persegi, ditambah sebagiah wilayah Antartika,  Populasi : 120,  Kepala Negara : Raja John I

Bocah 14 tahun dari Wisconsin Robert Madison mendirikan Kerajaan Talossa di tahun 1979, pada mulanya dia hanya mengklaim tempat tidurnya sebagai wilayah kerajaan, ketika dia mulai tumbuh dewasa, dia mulai mengklaim lebih banyak teritorial, termasuk sebagian besar wilayah Milwaukee’s timur, dua pulau di Antarctica dam Francis.

Meski Talossa hanyalah ide dari remaja belasan tahun namun mampu menjadi topik utama di halaman depan harian terkenal sekelas The New York Times dan Wired, dan beberapa kalai muncul di koran dan majalah seluruh dunia. Sebagian besar warganegara atau lebih tepat disebut anggota negara Talosa mendapatkan informasi dari situs Madison.

Raja saat ini adalah His Majesty King John I, naik tahta pada 14 March 2007. Beberapa kali anggota /warganegara talosa frustasi dengan Madison, menyebutnya semakin otokratik dan secara umum hampir tak bisa bertoleransi dalam tindakannya sebagai pemimp[in.  Perpecahan terjadi, seorang warga negaranya kemudian keluar dan mendirikan negara baru milikny sendiri dengan nama Republik Talosaa di tahun 2007 dan pemimpinnya saat ini adalah John Woolley, yang terpilih di tahun 2007. Website resmi talossa : http://www.kingdomoftalossa.net

Monday, June 3, 2013

Dimanakah Daratan Bumi Paling Utara ?

Foto udara Kaffeklubben Island dari helikopter
Pulau Kaffeklubben atau orang Denmark menyebutnya Kaffeklubben Island, dalam bahasa Inggrisnya disebut The Coffee Club Island, sedangkan orang Inuit menyebutnya Qeqertaat.  Adalah daratan yang terletak di ujung paling utara planet Bumi. Tepatnya berada di laut kutub utara yang membeku.

Pulau ini berada di sebelah utara pulau Greenland pada titik koordinat 83°40′N 29°50′W. Pulau kecil yang hanya berukuran panjang kurang lebih 1 kilometer saja dan percuma memasukkan koordinat pulau ini di google earth atau google maps, yang muncul hanya laut biru saja.


Lokasinya berada hanya sekitar 713.5 km dari titik koordinat kutub utara bumi, disebelah utara Frederick E. Hyde Fjord, atau sekitar 37 kilometer ke arah timur Cape Morris Jesup dan ke arah barat dari Bridgman, sedikit ke timur dari titik pusat sepanjang pantai utara pulau Greenland.

Pulau Kaffeklubben pertama kali dilihat oleh penjelajah Amerika, Robert Peary di tahun 1900 namun tak pernah ada yang datang kesana hingga tahun 1921. Sampai kemudian penjelajah Denmark bernama Lauge Koch pertama kali menjejakkan kakinya di pulau itu tahun 1921.

Lokasi Kaffeklubben Island
Dia lah yang kemudian memberi nama pulau itu sebagai Pulau Kaffeklubben yang diambil dari nama kafetaria di museum Meneralogi Copenhagen – Denmark. Di tahun 1969 tim Kanada melakukan penghitungan dan menemukan fakta bahwa pulau ini berada 750 meter lebih utara dibandingkan dengan Cape Morris Jesup dan mengklaimnya sebagai titik daratan paling utara di planet bumi.

Klaim tersebut sempat beberapa kali dibantah oleh beberapa ilmuwan yang setelah itu menemukan beberapa pulau berukuran teramat kecil yang lokasinya lebih ke utara dibandingkan pulau Kaffeklubben ini. Salah satunya yang paling dikenal adalah pulau Oodaaq yang hanya berupa gugusan pulau teramat kecil berupa onggokan batu batu kerikil di tengah lautan es yang membeku.

Saking kecilnya pulau tersebut menjadi tidak permanen sebagai daratan dipermukaan air karena seringkali tergerus oleh bongkahan es, bergeser bahkan ternggelam dibawah permukaan laut es. Karenanya secara umum para ilmuwan tetap menganggap pulau Kaffeklubben sebagai daratan ujung bumi paling utara.***