Saturday, March 10, 2018

MONOLOG KEMALAMAN DI MANGGARAI

KRL melintas langsung di jalur 3 Stasiun transit Manggarai.

(Monolog itu ngomong dewek an😎).
.
Pertama kali naik KRL🚋🚋🚋 di kampungnya Naruto sana itu sempat berpikir kok penampilan luar maupun dalam hingga sistem dan aturannya sama persis dengan KRL commuter line di Jabodetabek ya?. .
.
Maklumlah saia memang agak katrok dan belum pernah mencari tahu tentang itu, usut punya usut ternyata unit unit KRL di Jabodetabok memang berasal dari negeri sakura itu, baik yang didapat secara hibah maupun dibeli seken dari beberapa operator KRL disono. .
.
Tentu saja ada beberapa hal yang memang harus disesuaikan dengan iklim di tanah air, seperti contohnya adalah bagian bawah bangku penumpang yang terlihat seperti ornamen hias dari plat besi motif bolong bolong, sebenarnya adalah unit pemanas yang difungsikan pada saat musim dingin, tentu saja tidak akan difungsikan di Jabodetabek yang hanya ada musim hujan dan kemarau. .

Keliatan khan bagian bawah nagkunya itu yang bolong bolong, aslinya itu untuk pemanas yang dinyalakan disaat musim dingin agar ruangan dalam KRL tetap hangat dan penumpangnya gak kedinginan. Di Jabodetabek tentu saja tidak difungsikan bahkan ditambahkan lagi kipas angin dibagian atas ruang.

Ah ane inget betul bagian satu itu karena berasa bener angetnya di kaki menghentikan gemetar di badan akibat suhu dingin yang gak ketulungan 😶 .
.
Ketika kedinginan di kampung orang🤤😭, baru berasa bener Sorga nya negeri ku Indonesia 🇲🇨🇲🇨🇲🇨 yang matahari nya hangat saban taun, membuat kita bisa hari hari ASYIK aja pake kaos oblong calana setengah tiang plus sandal jepit 🏖🏕. .
.
Dan tentu saja mas brow, iklan yang bergelantungan di dalam KRL disono itu hampir seluruhnya saia gak ngarti karena gak bisa bacanya hahahaha, termasuk juga suara merdu cewek yang terdengar di speaker sepanjang perjalanan itu. au' ah gelap. Blaz ora faham do’i ngomong opo. . .
.
instagram @hendrajailani