Sunday, July 7, 2013

Saint Martin, Wisata di Pantat Jet

Tak cukup dengan sekedar kekuatan nyali untuk berlibur di pantai di ujung landasan pacu bandara Ratu Yuliana di pulau Saint Martin ini tapi juga butuh kekuatan gendang telinga . . .
Saint Martin adalah pulau kecil di Karibia tapi terbelah dua oleh dua kekuasaan Negara. Di utara merupakan wilayah Prancis dan sebelah selatannya merupakan wilayah seberang lautan Belanda. Pulau kecil ini berada sekitar 240 kilometer sebelah timur Puerto Rico. Saking kecilnya, pulau ini berbagi bandara Internasional. Baik Saint Martin Prancis dan Saint Martin Belanda sama sama menggunakan Bandara Ratu Yuliana di Saint Martin Belanda sebagai Bandara Internasional.

Disamping butuh kekuatan nyali, kekuatan gendang telinga dan yang paling penting adalah kekuatan finansial alias isi dompet untuk bisa berlibur di pulau Karibia satu ini. Maklumlah dari Jakarta Juawuh banget bro.
Lagi lagi karena saking kecilnya pulau Saint Martin membangun bandaranya di bagian pulau yang memanjang ditambah dengan sedikit reklamasi. Di ujung bandaranya terhampar pantai pasir putih yang padat wisatawan sepanjang hari sepanjang minggu sepanjang tahun, maklum lah pariwisata merupakan andalan devisa bagi pulau dengan dua penguasa ini.


Dan pulau ini menjadi pulau yang dengan sengaja melanggar aturan penerbangan internasional tentang keselamatan penerbangan terutama di kawasan bandaranya yang semestinya steril dari aktivitas yang tak berhubungan, tapi lagi lagi karena saking kecilnya, pantai di ujung landasan bandara ini tetap dibuka sebagai kawasan wisata dengan pagar pembatas dan papan peringatan yang teramat seram “Awas berbahaya, hati hati semburan panas dari jet pesawat”.


Pemandangan begini tak dapat di temui di semua negara, unik, aneh dan tentu saja sangat beresiko. 
Turis yang berwisata di bagian pantai ini memang menikmati pengalaman yang tak ditemukan ditempat lain dibelahan bumi. Turis manca Negara ini dapat menikmati suasana berada tepat dibawah pesawat dengan jarak hanya beberapa meter, ketika pesawat mendarat dan tinggal landas begitu dekat. Pesawat pesawat jumbo jet itu melesat dengan raungan yang begitu keras itu hanya beberapa meter di atas kepala mereka. Lebih mirip berwisata di pantat mesinjet. Wew.***