Friday, May 17, 2013

Unique Spot At Sanggabuana

Komplek Makam di atas Awan

Beberapa pendaki menggelari puncak gunung Sanggabuana di perbatasan Kabupaten Karawang, Purwakarta dan Cianjur ini Sebagai KOMPLEK MAKAM DI ATAS AWAN karena puncaknya yang dipenuhi oleh jejeran makam makam tua. Bagi sebagian orang makam makam itu dianggap sebagai makam keramat. Berikut beberapa foto foto dari lokasi tersebut.

KUBURAN PANJANG. Beberapa pendaki menyebut puncak gunung Sanggabuana sebagai kuburan diatas awan. Di puncak gunung ini memang terdapat sederet makam makam tua, diantaranya makam yang satu ini yang memiliki ukuran panjang tidak lazim, karena terlalu panjang untuk ukuan orang biasa.

UYUT PANJANG. Begitu nama yang tertulis di nisan Kuburan Panjang ini. Konon nama itu adalah nama alias dari Sri Paduka Maharaja. Siapa Dia ?
SARITEM. ada kaitannya dengan Saritem di Kota Bandung ? Masak iya sih.
KUBURAN DI ATAS AWAN. sebutan itu ada benarnya juga. Silahkan buka google earth atau google map ketikkan  6°35'26.94"S 107°13'0.83"E dan anada akan temukan pemandangan itu. 
BEGITU BANYAK JIWA. 
KUBURAN JUGA KAH ?. Diresmikan, Aldi, Sunaryo, Buana. Mungkin orang iseng menulis nama mereka di batu ini atau mungkin itu nama orang orang yang dulu membangun pemakaman ini atau mungkin itu tadinya memang nisan tanpa nama ?
TANPA NAMA
WARKOP DI TENGAH HUTAN GUNUNG. agak aneh tapi nyata. beruntung ada warung ditempat terpencil seperti ini, ada tempat ngaso sementara, sambil nyeruput kopi panas dan semangkuk mie instan panas, meski bila malam hari gelap gulita.
PENDAKI NYEKER ?. Bukan, mereka adalah para peziarah yang sengaja mendaki gunung Sanggabuana untuk berziarah. beberapa dari mereka mengaku memiliki pertalian dengan yang bermakam di puncak gunung ini.
POHON KEMENYAN YANG MATI MERANA. di gunung ini jangan kaget bila tiba tiba mencium semerbak bau kemenyan karena memang bertebaran pohon pohon kemenyan tua seperti ini, yang sebagian darinya sudah mati berdiri karena dikupas kambiumnya oleh para penjarah tak bertanggungjawab yang mengambil getahnya untuk dijual sebagai kemenyan.
TAK ADA KATA TERLALU TUA UNTUK MENDAKI. beliau salah satu para "pencari ilmu" yang sengaja berziarah ke puncak Sanggabuana untuk menemukan ketenangan bathin.
INI APA ? lokasinya pas di depan makam Langlangbuana.