Saturday, May 20, 2017

Situs Telagajaya VIII Karawang

STJ VIII atau Candi Sumur Kono di desa Telukbuyung, kecamatan Pakisjaya, kabupaten Karawang.

Situs Telagajaya VIII adalah salah satu situs arkeologi yang ada di komplek Pecandian Batujaya, Karawang. Tak banyak yang bisa ditemukan di situs peninggalan sejarah yang satu ini, sesuai dengan namanya, Situs Telagajaya VIII ini berupa sebuah telaga di tengah pematang sawah dengan airnya yang jernih.

Belum tahu pasti nama asli dari situs ini, para arkeolog yang memberinya nama situs Telagajaya VIII berdasarkan nomor urut situs yang ditemukan, dan sebelumnya juga situs ini secara administratif merupakan bagian dari desa Telagajaya sebelum kemudian dimekarkan dan kini masuk ke dalam wilayah desa Telukbuyung. Dan belum diketahui secara pasti juga dari peradaban mana candi ini berasal, meski disebut sebut bahwa candi ini merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara sama seperti situs Batujaya lainnya.

Situs Telagajaya VIII (TLJ VIII)
Kampung Gunteng Desa Telukbuyung
Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang.
Jawa Barat, Indonesia


Sementara masyarakat setempat menyebutnya Candi Sumur Kuno, merujuk kepada telaga yang ada disana. Ditemukan pada saat sedang penelitian di situs TLJ V pada tahun 1989. Evakuasi di lakukan Tim UNTAR dan Jurusan Arkeolog FSUI yang menanpakan sisa bagian bawah sebuah bangunan  candi berdenah segi empat, berukuran 6x4m pada kedalaman sekiar 10 cm dari permukaan tanah sawah.

Candi ini mempunyai sebuah tangga naik yang terletak di bagian depan yaitu di sisi timur laut. Tangga ini sudah sangat hancur dan pada bagian tengah terdapat sebuah sumur berbentuk segi empat dengan ukuran 1,50x1,50m. Sumur ini di temukan dalam keadaan sudah di gali secara liar, dan sudah terisi tanah bercampuran pecahan bata.

Ini Candi Sumur Kuno yang dimaksud.

Bagian bawah merupakan sisa bagian fondasi yang masih setinggi  1,30m yang terdiri dari 20 lapis bata. Dengan profil rata tidak berpelipit, Di situs ini di tempukan pula pecahan-pecahan gerabah, berupa gerabah hias gores di sekitar struktur fondasi. Situs TLJ VIII kini sudah masuk ke dalam daftar cagar budaya dibawah pengelolaan Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang.


Di sebelah utara situs ini terdapat beberapa peninggalan dari masa lalu yang berserakan, beberapa sudah diberi identifikasi untuk dilakukan penelitian di kemudian hari, belum lagi yang masih tertimbun dan belum di gali. Situs Pecandian Batujaya ini ditengarai sangat luas melebihi luas komplek Candi Borobudur di Jawa Tengah, dan jauh lebih tua dari candi terbesar tersebut.***

Airnya jernih dan dimusim kemarau pun tetap mengeluarkan air
STJ VIII (kanan) diantara pesawahan di desa Telukbuyung