Wednesday, February 25, 2015

TAMPARAN KERAS DARI PENCURI SENDAL

sendal Ku manna ?
Pernah kehilangan sandal, dan hilangnya di masjid, dan sehabis pengajian tentang tauhid ?. mantab bukan. Kehilangan sandal di tempat yang selayaknya hanya dihadiri oleh orang orang jujur dan sudah jauh dari sifat buruk seperti mencuri dan sebagainya. Bagaimana reaksi anda saat itu ?. “Sendal KU manna ?”, “Hoi sandal KU ilang”. Dan sebagainya adalah reaksi spontan pertama yang seringkali terdengar. 

Jangan jangan pencurinya masih disekitar situ dan bekata dalam hati “Memangnya itu sandal siapa ?” bukannya barusan bilang di depan jamaah atau mengakui atau menyatakan setuju dengan kenyataan bahwa ; Jiwa ini milik Allah, raga ini milik Allah, masjid, karpet, speaker, sandal, keset dan semua muanya adalah milik Allah. Cuman keilangan sandal aja sudah dengan pongah berani beraninya bilang “sandal KU manna?”.


Tuesday, January 6, 2015

Mau Nagih Janji Jokowi-JK


Berikut ini 54 janji Jokowi-JK selama kampanye Pilpres yang lalu. Beberapa diantaranya memang sangat bombastis. Mungkin diantara anda ada yang berminat untuk menagihnya? atau sekedar mengkalkulasi berapa yang sudah, belum atau bahkan tidak mungkin dipenuhi?.

1. Membuktikan dan merealisasikan janji-janji dalam visi-misi
2. Tidak berada di bawah bayang-bayang Megawati
3. Menyusun kabinet yang ramping dan diisi oleh profesional
4. Penerapan e-Government
5. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7 persen (mengembalikan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen)
6. Tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional
7. Mendukung kemerdekaan dan mendirikan KBRI di Palestina
8. Membeli kembali Indosat

Janji kampanye khusus di bidang pertanian:

9.  Program kepemilikan tanah pertanian untuk 4,5 juta kepala keluarga
10. Pembangunan/perbaikan irigasi di 3 juta hektare (ha) sawah
11. Pembangunan 25 bendungan
12. Menyediakan 1 juta ha lahan pertanian baru di luar Jawa
13. Pendirian bank petani
14. Penguatan Bulog
15. Menyejahterakan kehidupan petani
16. Mengelola persediaan pupuk dan menjaga harga tetap murah
17. Membangun pusat pelelangan, penyimpanan dan pengolahan ikan
18. Membangun industri maritim
19. Menyederhanakan regulasi perikanan

20. Mempermudah nelayan mendapatkan Solar sebagai bahan bakar kapal dengan mendirikan SPBU khusus

Janji kampanye khusus di bidang perdagangan:

21. Menurunkan harga sembako
22. Perbaikan 5.000 pasar tradisional

23. Menghentikan impor daging

Janji kampanye khusus di bidang infrastruktur:

24. Menyediakan fasilitas air bersih untuk seluruh rakyat
25. Mewujudkan tol laut Aceh-Papua
26. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik, irigasi, dan pelabuhan

Janji kampanye khusus di bidang energi:

27. Menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM)

Janji kampanye khusus di bidang UKM dan ekonomi kreatif:

28. Bantuan dana Rp 10 juta per tahun untuk UMKM/koperasi
29. Mendorong, memperkuat dan mempromosikan industri kreatif dan digital sebagai salah satu upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

Janji kampanye khusus di bidang kesra:

30. Meningkatkan kualitas dan kuantitas program raskin
31. Meningkatkan anggaran penanggulangan kemiskinan termasuk memberi subsidi Rp1 juta per bulan untuk keluarga pra sejahtera sepanjang pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen
32. Alokasi Rp 1,4 miliar untuk setiap desa

Janji kampanye khusus di bidang kesehatan:

33. Layanan kesehatan gratis rawat inap/rawat jalan dengan Kartu Indonesia Sehat
34. Membangun 6.000 puskesmas dengan fasilitas rawat inap

Janji kampanye khusus di bidang ketenagakerjaan:

35. Memperhatikan permasalahan outsourcing
36. Meningkatkan profesionalisme, menaikkan gaji dan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri
37. Menjadikan perangkat desa sebagai pegawai negeri sipil (PNS)
38. Menurunkan pengangguran dengan menciptakan 10 juta lapangan kerja baru selama lima tahun
39. Menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor pertanian, perikanan, dan manufaktur

Janji kampanye khusus di bidang pertahanan:

40. Meningkatkan 3 kali lipat anggaran pertahanan
41. Drone untuk ketahanan nasional
42. Sekolah gratis
43. Menaikkan gaji guru
44. Meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan tenaga pengajar yang punya kemampuan merata diseluruh Nusantara
45. Mewujudkan pendidikan seluruh warga negara termasuk anak petani, nelayan, butuh termasuk difabel dan elemen masyarakat lain melalui Kartu Indonesia Pintar
46. Membantu meningkatkan mutu pendidikan pesantren guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Meningkatkan kesejahteraan guru-guru pesantren sebagai bagian komponen pendidik bangsa
47. Berkomitmen akan menghargai para tenaga ahli yang mengabdi untuk Indonesia dengan memberikan gaji besar bagi para ahli asal Indonesia

Janji kampanye khusus di bidang hukum dan HAM:

48. Menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM di masa lalu
49. Memperkuat KPK (meningkatkan anggarannya 10 kali lipat, menambah jumlah penyidik, dan regulasi)
 50. Akan berbicara terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)

Janji kampanye khusus kepada daerah:

51. Membenahi Berbagai Persoalan di Ibukota Jakarta (seperti kemacetan, banjir, dan lain-lain)
52. Menangani kabut asap di Riau
53. Mudah ditemui oleh warga Papua
54. Membenahi Kawasan Masjid Agung Banten

--------------------

Sumbernya disini

[diakses 06012015]
  

Tuesday, December 23, 2014

Cina Bangun Museum Alquran

Penduduk Muslim, Dongxian, China

Pemerintah Kabupaten Ototnomi Dongxiang, Provinsi Gansu, China, akan menghabiskan dana 4 juta yuan (636.000 US. Dolar) untuk membangun sebuah museum guna melestarikan salinan Alquran yang diperkirakan berusia seribu tahun lebih.

Seperti diberitakan laman Xinhua, Jumat (17/2/2012), Seorang Pejabat dari Dongxiang mengatakan uang tersebut akan digunakan untuk membangun sebuah museum 800 meter persegi dengan ruang pameran, sistem tampilan digital dan sistem pengawasan.

Museum ini akan menggunakan metode canggih untuk melestarikan dokumen kuno dan memperlambat kerusakannya. Pembangunan museum ini dijadwalkan untuk mulai pada bulan April dan akan selesai pada akhir tahun.

Salinan Quran kuno, yang ditulis dalam bahasa Arab dan terdiri dari 536 halaman, ditemukan di Dongxiang tahun 2009. Para ahli dari China, Inggris dan Jepang menganalisis dokumen tersebut, mengatakan tidak tertutup kemungkinan dibuat antara abad ke 9 dan 11.

Manuskrip Al-Quran, di masjid Dong Si, Abad 8-13 Lampau

"Salinan telah diklasifikasikan sebagai 'kelas A' benda budaya dibawah perlindungan nasional dan kemungkinan menjadi salah satu salinan paling awal dari Al Qur'an yang ada," kata Imam Ma Qingfang, pemimpin agama setempat.

Ma mengatakan ia telah menolak tawaran luar untuk dokumen itu, ia percaya itu sangat berharga dan menyebutnya sebagai "kitab jiwa" rakyat Dongxiang.

Menurut Ma, daerahnya memiliki 46 salinan Al-Quran, serta beberapa buku yang menjelaskan dokumen, beberapa diantaranya sudah berumur ratusan tahun.

"Dokumen ini sangat penting bagi studi sejarah kelompok etnis Dongxiang, sejarah Islam di Cina dan peradaban Cina," kata Chen Hailong, wakil kepala daerah Dongxiang.

Chen mengatakan, sebagian uang digunakan untuk membangun museum akan dibiayai oleh pemerintah daerah, sedangkan pemerintah Provinsi Gansu dan pemerintah pusat juga akan memberikan kontribusi. 

Mengenal Mushaf Al-Qur’an Tertua di Dunia

Kitab Suci Al-Qur’an yang kita kenal saat ini, pada awalnya tidaklah berbentuk sebuah kitab, namun di tulis di atas berbagai media alamiah seperti kulit unta, tulang dan sebagainya, dan dihafal oleh Rosulullah dan para sahabatnya. Pembukuan Al-Qur’an pertama kali dilakukan dimasa Khalifah Usman Bin Affan r.a, dan masih belum disertai dengan tanda baca seperti yang kita kenal saat ini.

Khalifah Usman bin ‘Affan r.a kemudian mulai melakukan pengiriman mushaf al-Qur’an ke beberapa wilayah Islam. Para ulama Islam sendiri berbeda pendapat tentang jumlah eksemplar mushaf yang ditulis dan disebarkan pada waktu itu. Ada yang menyebutkan bahwa khalifah Usman membuatnya dalam empat eksemplar, lalu mengirimkan satu eksemplar ke wilayah Kufah, Bashrah dan Syam, lalu menyisakan satu eksemplar di sisinya. Ada pula yang mengatakan bahwa beliau menuliskan sebanyak 7 eksemplar. (Selain yang telah disebutkan tadi) ia mengirimkan juga untuk Mekkah, Yaman, dan Bahrain. Ada juga yang mengatakan bahwa jumlah mushaf itu ada 5 eksemplar.

Semua naskah itu ditulis di atas kertas, kecuali naskah yang dikhususkan ‘Utsman bin ‘Affan r.a untuk dirinya –yang kemudian dikenal juga dengan ­al-Mushaf al-Imam-. Sebagian ulama mengatakan ditulis di atas lembaran kulit rusa. Mushaf-mushaf tersebut oleh para ahli al-Rasm kemudian diberi nama sesuai dengan kawasannya. Naskah yang diperuntukkan untuk Madinah dan Mekkah kemudian dikenal dengan sebutan Mushaf Hijazy, yang diperuntukkan untuk Kufah dan Bashrah disebut sebagai Mushaf ‘Iraqy, dan yang dikirim ke Syam dikenal dengan sebutan Mushaf Syamy.

Dalam proses pendistribusian ini, ada langkah penting lainnya yang juga tidak lupa dilakukan oleh ‘Utsman bin ‘Affan r.a. Yaitu menyertakan seorang qari’ dari kalangan sahabat Nabi saw bersama dengan mushaf-mushaf tersebut. Tujuannya tentu saja untuk menuntun kaum muslimin agar dapat membaca mushaf-mushaf tersebut sebagaimana diturunkan oleh Allah kepada Rasul-Nya. Ini tentu saja sangat beralasan, sebab naskah-naskah mushaf ‘Utsmani tersebut hanya mengandung huruf-huruf konsonan, tanpa dibubuhi baris maupun titik. Sejak saat ini mushaf Al-Qur’an tersebar ke seluruh penjuru dunia.

Dari edisi terbitan Kitab Suci Al-Qur’an di masa Usman Bin Affan Tersebut, sampai saat ini hanya dua eksemplar yang masih bisa dilacak keberadaanya. Satu eksemplar berada di Tashkent, Uzbekistan dan satu Eksemplar lagi disimpan di Museum Topkapi, Istambul, Turki. Berikut ini kami sajikan beberapa Al-Qur’an tertua yang masih dapat ditemukan hingga saat ini.

Al-Qur'an Tulisan Utsman bin Affan di Tashkent, Uzbekistan (651H)

Mushaf Al-Qur'an tertua di Tashken
Mushaf Al-Qur’an pertama kali di bukukan pada masa khalifah Usman Bin Affan 651 atau 19 tahun setelah meninggalnya Rasulullah SAW. Beliau membuat lima salinan dan menyebarnya ke berbagai wilayah Islam. salah satu dari Mushaf pertama tersebut kini disimpan di kawasan Hast-Imam, Kota Tashkent, ibukota negara Uzbekistan. Salinan lainnya juga masih tersimpan di Topkapi Palace di Istanbul, Turki.

Al-Qur'an tertulis yang pertama ini sangat berharga sehingga penyimpanannya diletakan dalam sebuah lemari kaca yang menempel ke dinding. Tapi Oleh karena usianya yang sudah ratusan tahun, Al-Qur'an yang ayat-ayatnya ditulis dalam bahasa Hejaz dan ditorehkan diatas kulit rusa ini tidak utuh lagi, hingga kini hanya menyisakan 250 halaman. Lokasi penyimpanan Al-Qur'an ini berdekatan dengan makam ilmuwan dari abad ke-10, Kaffel Sashi. Berada di kawasan bangunan yang menjadi pusat aktivitas Mufti Uzbekistan atau pimpinan keagamaan tertinggi negara. Tidak jauh dari lokasi penyimpanan Al-Qur'an tersebut, terdapat sebuah rumah yang melindungi benda sejarah lainnya, yaitu helai rambut Rasulullah SAW. 

pengakuan dari UNESCO
Sampainya Al-Qur'an dari dinasti pemerintahan Utsman bin Affan ke Tashkent ini sangat luar biasa. Setelah kematian Utsman bin Affan, sebagian orang menyatakan bahwa Al-Qur'an ini dibawa oleh Ali bin Abi Thalib ke Kuffah atau yang sekarang dikenal sebagai Irak. Tujuh ratus tahun kemudian, ketika Tamerlane (penakluk kawasan Asia Tengah) datang ke daerah ini, ia menemukan Al-Qur'an ini dan membawanya ke ibu kotanya di Samarkand, Al-Qur'an ini berada di Samarkand lebih dari empat abad, hingga orang Rusia menaklukan kota ini pada tahun 1868.

Saat itu, Gubernur Rusia mengirimkan Al-Qur'an ini ke St Petersburg dimana Al-Qur'an ini kemudian di simpan di perpustakaan kerajaan. Namun setelah pecahnya revolusi Bolshevik, Lenin yang sangat bernafsu menguasai daerah umat Islam mengirimkan Al-Qur'an ini ke Ufa atau yang kemudian dikenal sebagai Bashkortostan. Namun akhirnya, setelah berulang kali diminta oleh Muslim Tashkent, Al-Qur'an ini akhirnya kembali lagi ke Asia Tengah pada tahun 1924. Sejak saat itulah, Al-Qur'an ini ditempatkan di Tashkent dan berlangsung hingga saat ini. Sejak awal keberadaannya, Al-Qur'an ini telah menarik perhatian banyak orang termasuk petinggi umat Islam untuk mengunjunginya.[i]

Al Quran Tertua di University of Tübingen, Jerman (642M – 662M)

Mushaf koleksi Universitas Tübingen
Peneliti di University of Tübingen di Jerman kini tengah meneliti sebuah Al Quran tulisan tangan. Disebutkan bahwa Quran tersebut berasal dari masa-masa awal pertumbuhan agama Islam. Deutsche Welle melaporkan kopi Al Quran itu tiba di perpustakaan universitas itu pada tahun 1864. Tadinya Al Quran ini koleksi pribadi Konsul Prusia Johann Gottfied Fitz Stein sebelum dibeli University of Tübingen.

Dari penelitian yang dilakukan, Al Quran itu ditulis sekitar 20 hingga 40 tahun setelah Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya hijrah dari Mekkah ke Madinah di tahun 622 Masehi. Menurut jurubicara universitas, kopi Al Quran tersebut ditulis dalam aksara Kufic, salah satu aksara tertua dalam bahasa Arab. Belum diperoleh informasi lain berkaitan dengan penelitian itu, termasuk apakah penelitian ini melibatkan ahli Islamologi atau hanya ahli bahasa dan arkelog.[ii] [iii]Naskah Al-Qur’an ini dapat dibaca di link ini

Al-Quran Tertua di Kota Dhale, Yaman (Tahun 200H / 815M)

Seorang pemuda di Yaman menemukan cetakan al-Quran tertua yang pernah dikenali dalam sebuah gua. Walaupun ditawari ratusan juta rupiah, pemuda ini menolak melepaskan al-Quran tersebut.  pemuda yang tidak disebutkan namanya ini mengaku menemukan al-Quran itu terbungkus sampul kulit di dalam sebuah gua di dalam gunung, sebelah selatan kota Dhale. Dalam halaman pertama Quran ini terdapat tulisan: "Manuskrip ini ditulis tangan pada tahun 200 hijriyah (815 masehi)". Dalam pengujian keaslian, diketahui bahwa manuskrip kitab suci itu asli. Berarti, cetakan al-Quran itu adalah yang tertua yang pernah ditemukan.

Bukti kebenaran penanggalan bisa dilihat dari jenis tulisan yang digunakan. Dalam al-Quran ini tidak ada titik-titik yang terdapat dalam abjad Arab masa kini. Tulisan dalam al-Quran ini adalah tulisan Arab lama. Titik-titik baru ditambahkan pada beberapa abad berikutnya untuk membedakan huruf yang hampir sama. Pemuda ini pernah ditawari uang sebesar 12 juta riyal Yaman atau sekitar Rp538 juta namun menolaknya dan memutuskan untuk tetap menyimpannya. Selain menemukan al-Quran tertua itu, pemuda ini juga dilaporkan menemukan pedang Zulfikar, yang merupakan hadiah dari Nabi Muhammad SAW untuk khalifah Islam keempat Ali bin Abi Talib yang juga merupakan menantunya.[iv]

Manuskrip Sana’a, Yaman (645-690M)

mushaf Sana'a, Yaman
Manuskrip Sana'a, ditemukan di Yaman pada tahun 1972 secara tidak sengaja oleh pekerja bangunan yang merenovasi dinding loteng Masjid Agung Sana’a. Mereka tidak menyadari apa yang mereka temukan dan mengumpulkan dokumen-dokumen tersebut, dan memasukkannya ke dalam 20 karung kentang, kemudian meninggalkannya di salah satu tangga menara Masjid. Penelitian terhadap manuskrip tersebut baru dilakukan pada tahun 1979 oleh para ilmuwan Jerman.

Hasil penelitian dengan test karbon terhadap manuskrip tersebut justru membingunkan. Tes karbon-14 menunjukkan beberapa perkamen berasal dari tahun 645-690 sesudah masehi. Periode ini cukup panjang, terutama jika perkamen itu digunakan ulang, yang wajar dilakukan pada zaman dahulu. Sedangkan kaligrafinya berasal dari tahun 710-715 sesudah masehi. Artinya bahwa jenis kaligrafi yang digunakan pada manuskrip tersebut justru lebih muda dari usia manuskripnya sendiri. Walaupun teks tersebut bertanggalkan hingga dua dekade awal pada abad 8 (kira-kira 70 tahun setelah kematian Nabi Muhammad), tes dengan karbon-14 menunjukan beberapa perkamen dalam kumpulan ini sudah ada sejak abad 7 dan 8. Seluruh manuskrip tersebut kini sudah dibersihkann, diurutkan, dan ditata. Dan disimpan di Perpustakaan manuskrip Yaman. [v]

Manuskrip Al-Qur’an Dong Xian, China (abad ke 8-13M)

mushaf tertua di Cina
Sebuah manuskrip kuno al-Quran ditemukan kota Dong Xian, Provinsi Gansu, Cina utara. manuskrip kuno ini merupakan al-Quran yang terbit pada abad 11M. Petugas Warisan Budaya Provinsi Gansu menyatakan bahwa Quran setebal 536 halaman ini ditulis di atas kertas Samarqand. Berdasarkan dokumen yang ada, manuskrip al-Quran ini dibawa dari kota Samarqand, Uzbekistan ke Cina pada Abad 14M.

Manuskrip tua ini disebut-sebut sebagai manuskrip al-Quran tertua yang ditemukan hingga kini, karena para arkeolog menyatakan bahwa manuskrip tua berasal dari abad 8-13 M. Bahkan berdasarkan penelitian terhadap kaligrafi dan dekorasi manuskrip ini, ada sejumlah pakar yang menyatakan bahwa manuskrip tersebut berasal dari abad 9M.[vi]

Mushaf Al Quran Tertua di Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia (Abad ke 16)

mushaf tertua di Bone, Sulawesi Selatan
Dari penampakannya, Al Quran ini terlihat sudah tua. Lembarannya terlihat sudah usang. Tapi, kitab suci umat Islam ini diyakini yang tertua di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Al Quran tersebut memiliki ketebalan delapan inchi, plus sampulnya. Tiap lembarnya bukan terbuat dari kertas, melainkan kulit unta. Meski beberapa lembar Al Quran ini telah lapuk dimakan usia, namun tetap bisa dipergunakan sebagaimana layaknya Al Quran biasa. Tulisan arab di dalamnya, merupakan tulisan tangan, yang masih jelas, tidak buram

Al Quran tersebut dimiliki oleh keluarga almarhum Haji Rahman. warga jalan Gunung Sumeru, Kelurahan Watampone, Kecamatan Taneteriattang, Kabupaten Bone. Kelurga itu telah memegang Al Quran tersebut selama 13 generasi, sekitar abad 16 atau 400 tahun yang lalu. Merupakan warisan dari Tuan Pekki penyebar Islam pertama di Bone. Saat ini dipegang oleh keturunan beliau yang bernama Eki Muliadi Rahman.[vii]

Al Qur’an Tertua di Alor, NTT, Indonesia

Alqur’an tertua ini menjadi salah satu bukti masuknya Islam ke Kabupaten Alor, Nusa Tengga Timur.  Al-Qur’an tersebut berasal dari Kesultanan Ternate pada masa Kesultanan Babullah V sekitar tahun 1519 masehi. Dibawa oleh Lang Gogo bersama empat saudaranya yang merantau untuk menyebarkan Islam. Al Quran tersebut terbuat dari kulit kayu.

Saat ini Al Quran tersebut disimpan oleh Saleh Panggo Gogo yang merupakan generasi ke-13 keturunan Iang Gogo dari kesultanan Tarnate di desa Desa Lerabaing, Alor, NTT. Pada Festival Legu Gam di Tarnate pada tahun 2011, Al quran tertua ini didatangkan khusus oleh Sultan Tarnate dari Alor.[viii]

REFERENSI



Sunday, December 21, 2014

KETIKA BULE AUSIE BERBAHASA JAWA

Bahasa dan sastra Jawa merupakan satu dari 14 bahasa Asia yang diajarkan di Australian National University (ANU).  Sejumlah mahasiswa ANU memproduksi sekaligus menjadi pemain utama dalam film pendek yang berlatar belakang Jawa dan berbahasa Jawa, Sementara bahasa Inggris, hanya menjadi subtitle.

Film berjudul "Sri Ngilang" itu, menceritakan tentang seorang mahasiswi bernama Sri yang menghilang. Padahal, kedua temannya yang bernama Parto dan Landhung, memerlukan bantuan Sri. Film pendek tersebut sudah di unggah di Youtube. Selamat menikmati. 



Friday, December 19, 2014

Modus Baru Perampasan Sepeda Motor. Hati Hati

[WASPADALAH]

TKP : warung tradisional cepat saji @Kebon Kopi, Pilar, Cikarang
Waktu Kejadian : Sekitar Pukul 14.15 
Ciri ciri pelaku : berbadan tegap, tinggi besar
Sasaran : anak anak sekolah bersepeda motor baru
Modus : berpura pura sebagai debt collector

Calon korban (CK) nya kali ini adalah siswi Sekolah Islam di kawasan Pilar- Cikarang, yang sedang belanja bakmi di kawasan Kebon Kopi, Pilar, Cikarang. Dia memarkirkan motornya di bahu jalan di depan warung bakmi. Tak lama kemudian pelaku datang berpura pura seperti debt kolektor yang akan menarik sepeda motor yang sudah lama nunggak pembayaran.

Pelaku memaksa meminta kunci motor ke CK. Beruntung CK menolak meski ketakutan dengan pelaku. Beruntungnya lagi, pasangan suami istri pemilik warung bersikap sigap, tidak sekedar menengahi sampai adu mulut, tapi juga langsung memindahkan sepeda motor CK yg sedang belanja di warung nya, ke pekarangan belakang rumah mereka. CK yang ketakutan di bawa masuk ke rumah-nya oleh pemilik warung.

Masih dengan marah marah karena gagal merebut sepeda motor yang dipindahkan paksa oleh pemilik warung, pelaku mengancam akan menghadang CK di pertigaan SMANSA Cikarang. Sambil pergi ke arah pertigaan di maksud. Setengah jam kemudian orang tua CK tiba di lokasi menjemput CK. Pelaku sudah lama menghilang ke arah sukatani.

Sekedar info, motor yang disebut oleh pelaku nunggak 4 bulan itu baru berumur 3 bulan. Kalaupun memang di beli kredit pun mustahil sudah nunggak sampai 4 bulan. Dan menurut penjelasan pemilik warung si pelaku ini memang sempat mondar mandir beberapa kali di depan warung mereka sebelum beraksi. Salut & Thank u utk pasangan suami istri pemilik warung.

So hati hati. Terutama bagi yang anaknya sekolah naik motor sendiri dan motornya masih baru.

------------

Baca Juga

Thursday, December 18, 2014

HOREEEEE MENANG UNDIAN TELKOMSEL

[ilustrasi]

PUKUL 00:49 Dinihari

#1 : Selamat malam pak, saya dari undian ahir tahun telkomsel ingin menyampaikan bahwa bapak telah memenangkan undian sebesar 12 juta.
#2 : oh ya. amin
#1: Bpk punya kartu ATM
#2 : iya
#1 : bisa di check pak
#2 : hmmm, check kartu ATM ? buat apa ?
#1 : Oh. bisa check nomor rekening bapak sekarang, eh bapak punya nomor rekening ? bisa di check pembukuannya sekarang pak?
#2 : hmmmm .... hmmm ... hmmm . (malah meriksa nomor si penelepon, nomornya kartu AS empat angka belakangnya 1646, sambil menyimak baik baik suara di telepon saat hening. . . . kresek kresek. . . suara nafas & laku lampah yg tak sabaran. . . .)
#1 : sudah di check pak. . . .(nadanya agak memaksa)... kalau sudah di check langsung ucapkan halllo. ya pak.
#2 : hmmm . . . . anda ini dari bank ghaib mas ya
#1 : ya nggak lah pak
#2 : ouw... kalau begitu, mas ini pasti dari telkomsel ghaib.
#1 : tulalit.....tulait....tulalit.....

tidur lagi ahhh

------------

Baca Juga