Showing posts with label tokoh dunia. Show all posts
Showing posts with label tokoh dunia. Show all posts

Friday, June 10, 2016

Legenda MUHAMMAD ALI dari SDN 1 Gelumbang

Amerika itu jaraknya ribuan kilometer dari gedung sekolah di kampung kami ini, tapi rasanya waktu itu si Muhammad Ali jagoan tinju itu adalah orang Mari, hanya karena namanya MUHAMMAD ALI.

Dulu waktu masih sekolah di SD dikampung halaman, beberapa kali kegiatan belajar mengajar dihentikan. Kepala sekolah membawa semua murid berjalan kaki dengan tertib menuju ke halaman kantor kecamatan. Untuk Upacara ? ternyata bukan. Tapi untuk nonton siaran langsung pertandingan tinju Muhammad Ali dari pesawat televisi satu satunya di ada di seluruh wilayah Marga Gelumbang yang kala itu masih dipimpin oleh seorang Pasirah.

Saya sendiri masih terlalu kecil waktu itu untuk mengingat siapa yang menjadi lawan tanding sang legenda kala itu, yang pasti saat itu bahkan sama sekali tak terpikir bahwa Muhammad Ali itu adalah orang Amerika. Namanya saja Muhammad Ali, dia pastinya orang Indonesia suku melayu yang jago tinju dan juara dunia, begitu pikiran bocah ku kala itu.

Tak sampai disitu lho Bro dan Sis. Ketika menjelang lulus SD, murid murid sekolah disuruh oleh pak dan bu Guru untuk belajar ber-tanda tangan, karena nanti setelah lulus akan dapat ijazah dan ijazahnya harus ditandatangani oleh masing masing murid yang lulus. Akupun ikutan sibuk belajar bikin tanda tangan.

Sekian belas tahun kemudian aku baru menyadari sesuatu. Tanda tanganku yang lebih mirip coret coretan tak jelas itu, ketika dicermati dengan baik ternyata dapat dibaca dengan jelas membentuk sebuah nama dan nama itu bukanlah namaku, tapi nama MUHAMMAD ALI.

Ah, Sang legenda itu hari ini telah pergi, akan tetapi sepertinya aku akan mengingatnya dan mengingat dua nama yang ada di dua patah kata itu setiap kali bertanda tangan resmi.

Thursday, October 8, 2015

Arnold Schwarzenegger Artis Yang Jadi Gubernur


Arnold Alois Schwarzenegger (lahir di Thal, Stiria, Austria, 30 Juli 1947; umur 68 tahun) adalah seorang aktor, binaragawan, politikus Partai Republik, dan pengusaha yang menjabat sebagai Gubernur California ke-38 dari tahun 2003 hingga 2011. Ia terpilih pada 7 Oktober 2003 dalam Pemilu California 2003 yang dipercepat untuk menggantikan Gray Davis dari posisi gubernur. Schwarzenegger dilantik pada 17 November untuk memangku masa jabatan Davis yang tersisa hingga Januari 2007.

Schwarzenegger awalnya berkewarganegaraan Austria. Setelah bekerja di Britania Raya secara singkat, ia pindah ke Amerika Serikat pada 1968. Sejak 1983, ia berkewarganegaraan ganda (Amerika Serikat dan Austria). Ia menikah dengan Maria Shriver. (sumber)

------------------------------------------

Baca Juga

Wednesday, July 16, 2014

Iskandar Zulqarnain Dimakamkan di Palembang ?

Iskandar Zulqarnain adalah seorang Raja Agung yang diceritakan di dalam Al-Qur’an (Surah Al-Kahfi) dan dijelaskan dalam Hadist Rosulullah, yang karena kebesaran sejarahnya justru menuai kontroversi dan silang pendapat hingga hari ini. Apakah beliau adalah Alexander The Great raja Makedonia yang begitu terkenal di Eropa atau Cyrus The Great raja Parsi yang Agung, atau malahan bukan dua duanya ?

Beliau hidup di masa Nabi Ibrahim a.s. dan pernah bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s pada saat beliau menunaikan ibadah haji 2000 tahun sebelum masehi. Disebutkan juga bahwa beliau menjalankan kerajaannya didampingi oleh Nabi Khidir a.s dan Malaikat Rofail, yakni malaikat yang diutus Allah untuk senantiasa membantunya.

Zulqarnain artinya “memiliki dua tanduk”, ahli tafsir menjelaskan bahwa kalimat itu bermakna bahwa beliau memiliki wilayah kekuasaan yang membentang dari matahari terbit (Jepang) hingga ke matahari terbenam (Norwegia). Meskipun beberapa ahli sejarah mengatakan dua tanduk yang dimaksud adalah topi perang yang digunakannya yang dihias dengan dua tanduk. Namun pada kenyataanya kekuasaan Zulqarnain memang membentang dari timur hingga ke barat.

Perjalanan Iskandar Zulqarnain pernah berada Pulau Jawa selama 20 tahun untuk tujuan berdakwah dan merencanakan menaklukkan seluruh Nusantara. Setelah itu, beliau memimpin tentaranya memimpin penakluan wilayah China. Iskandar Zulkarnain meneruskan misi penaklukan ke negara Korea sampai ahirnya menyeberang dan menaklukkan Jepang.

Iskandar Zulqarnain pernah membangun tembok gerbang besi untuk mencegah Yakjuj dan Makjuj membuat onar dan huru-hara. Gerbang besi ini konon pernah ditemui oleh seorang pengembara China pada abad ke-7 Masehi dan dipercayai terletak di daerah yang bernama Hissar, lebih kurang 150 km dari Bukhara (Uzbekistan).

Makam Raja Segentar Alam di Bukit Siguntang Kota Palembang, diyakini sebagai nama lain dari Iskandar Zulkarnain.

Yang lebih menarik Iskandar Zulkarnain ialah beliau dikatakan pernah berguru dengan Aristoteles, murid dari Plato, ahli falsafah Yunani yang terkenal. Justeru itu, timbul persoalan apakah Aristoteles merupakan seorang muslim ? apakah mungkin Iskandar Zulqarnain menuntut ilmu kepada non muslim ?.

Sebagian orang meyakini bahwa Iskandar Zulkarnain bermakam di bukit Siguntang, Palembang, dan dikenal dengan nama Pangeran Sigentar Alam. Di bukit itu juga bermakam tokoh tokoh Palembang lainnya termasuk Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Pangeran Bagus Kuning dan Panglima Raja Batu Api. Benarkah demikian ?

wallohuwa’lam bishawaf.


Monday, June 24, 2013

Dan Dengan Bangga Dia Bopong Sendiri Jenazah Putranya Ke Pemakaman

Mendiang Hasan Al-Bana

Sejarah Nasional mencatat bahwa Mesir dan Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Kedua negara ini bahkan mendukung kemerdekaan Indonesia jauh sebelum di proklamirkan pada 17 Agustus 1945. Tapi tahukah anda bahwa tokoh penting dibalik pengakuan itu  ?. Dia adalah  Hasan Al-Bana. Tokoh yang semestinya anda kenang setiap kali anda membaca Al-Ma’surat.

Hasan Al-Bana, Lahir di Mahmudiya kota kecil sebelah barat-daya Kairo tanggal 14 Oktober 1906. Sejak kecil di didik oleh ayahnya  Shaykh Ahmad Abdul Rahman al-Banna al-Sa'ati sebagai seorang pendakwah ulung dan mujahid tulen. Menyampaikan dakwah islam dengan cara yang arif dan santun dari warung kopi hingga ke emperan masjid. Beliau mendirikan organisasi Ikhwanul Muslimin yang dikemudian hari berkembang menjadi sebuah organisasi yang paling berpengaruh dan ditakuti oleh pemerintahan "boneka Mesir" dan Pemerintah penjajahan Inggris disana.

Ikhwanul Muslimin memainkan peran sentral dalam perang Arab-Israel tahun 1936-1939 perjuangan yang teramat berat dalam membebaskan bumi Palestina dari cengkraman Yahudi Israel. Sepulang dari Palestina, anggota Ikhwanul Muslimin mendapatkan hadiah "luar biasa" dari pemerintah Mesir berupa Penjara dan hukuman mati atas berbagai tuduhan yang direkayasa oleh antek para penguasa saat itu yang ketar ketir akan kehilangan kekuasaan dengan semakin berkibarnya gerakan Ikhwanul Muslimin.

12 Februari 1949 di Kairo, Hasan Al-Bana bersama Iparnya Abdul Karim Mansur diundang untuk melakukan perundingan oleh pemerintah yang diwakili oleh Menteri Zaki Ali Basha, namun sang menteri tak pernah kunjung datang, yang datang kemudian adalah dua orang pria bersenjata lengkap memberondong beliau dengan peluru saat menunggu taksi untuk meninggalkan tempat perundingan yang dijanjikan.

Abdul Karim Mansur bersusah payah membawa Hasan Al-Bana ke Rumah sakit di Kairo namun tak seorang pun para medis yang siap menolong karena takut ancaman peluru tentara. Hasan Al-Bana tak tertolong. Pemerintah bahkan melarang pelayat untuk melayat dan mengantar jenazahnya ke pemakaman layaknya seorang pejuang. Shaykh Ahmad Abdul Rahman al-Banna al-Sa'ati, ayahanda Beliau yang kemudian membopong sendiri jenazah putranya dengan bangga ke pemakaman tanpa setetespun air mata duka, dibawah pengawalan ketat Aparat militer bersenjata.

Hasan Al-Bana memang telah lama pergi namun gaung perjuangannya membahana keseluruh pelosok penjuru dunia. Pemerintah di berbagai negara bergidik ngeri mendengar nama Organisasi yang didirikannya itu. Perjuangan Hasan Al-Bana untuk muslim Mesir tak sia sia, meski dia bahkan tak mendapatkan penghormatan yang layak saat pemakamannya namun di suatu hari di tahun 2012 organisasi yang didirikan-nya memenangkan pemilu paling demokratis pertama di Mesir dan kini para penerusnya menduduki tampuk Pemerintahan Negara yang dulu “meng-eksekusi” diri-Nya.***

-----------------------------------
Follow akun instagram kami di @masjidinfo |  @masjidinfo.id  | @hendrajailani
------------------------------------

Baca Juga